Cas 5 Menit Tembus 399 KM, Teknologi Kilat BYD Siap Masuk Eropa dan Pecundangi Supercharger Tesla

Jum'at, 02 Januari 2026 - 09:37 WIB
loading...
Cas 5 Menit Tembus 399...
Teknologi terbaru BYD memungkinkan pengisian daya selama lima menit untuk menempuh jarak hampir 400 kilometer, melampaui kecepatan pengisian kompetitor utamanya. Foto: ist
A A A
LONDON - Bayangkan mengisi daya mobil listrik lebih cepat dari memasak mie goreng. Tapi, daya yang terhimpun sanggup melibas Jakarta-Semarang.

Fantasi futuristik ini telah diwujudkan secara nyata oleh raksasa otomotif China, BYD, yang kini siap memboyong teknologi pengisian daya kilat 5 menit ke pasar Eropa dan Inggris. Ini jadi langkah yang berpotensi membuat dominasi Tesla Supercharger terasa usang.

BYD dikabarkan tengah merekrut tenaga ahli untuk menggelar sistem pengisian daya cepat (flash charging) ini ke Eropa.

Kedigdayaan Lima Menit: Data Berbicara

Apa yang membuat teknologi ini begitu menakutkan bagi para kompetitor? Bayangkan baterai kendaraan listrik (EV) yang nyaris kosong terisi hingga 50 persen hanya dalam waktu lima menit.

Secara spesifikasi teknis, situs resmi BYD mengklaim bahwa durasi colok lima menit tersebut mampu memberikan jarak tempuh hingga 399 kilometer. Angka ini adalah sebuah lompatan besar jika dibandingkan dengan standar industri saat ini.

Sebagai komparasi logis berdasarkan data pasar, jaringan Supercharger milik Tesla—yang saat ini berjumlah sekitar 75.000 unit di seluruh dunia—membutuhkan waktu 15 menit untuk memberikan jarak tempuh 321 kilometer.

Artinya, teknologi BYD menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh (399 km vs 321 km) dengan waktu pengisian tiga kali lebih cepat (5 menit vs 15 menit). Dalam perspektif efisiensi waktu, hegemoni Tesla sedang mendapat ancaman serius.

Eksklusivitas Platform dan Strategi Eropa
Cas 5 Menit Tembus 399 KM, Teknologi Kilat BYD Siap Masuk Eropa dan Pecundangi Supercharger Tesla

Namun, keajaiban teknologi ini datang dengan catatan kaki yang krusial: eksklusivitas. Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, menegaskan bahwa kecepatan maksimum ini hanya bisa dinikmati oleh mobil-mobil BYD yang dibangun di atas platform khusus mereka.

"Mobil lain tidak akan bisa mendapatkan pengisian daya lima menit di sana, mereka akan dibatasi oleh daya mobil mereka sendiri," ujar Stella Li. Pernyataan ini menyiratkan strategi ekosistem tertutup, di mana infrastruktur super cepat ini menjadi nilai jual utama (USP) untuk memaksa konsumen beralih ke merek BYD.

Di Inggris, target BYD sangat ambisius. Mereka berencana menginstal 300 unit pengisi daya cepat ini pada akhir 2026. "Di sepanjang jalan raya, kami akan memasang pengisi daya cepat, Anda akan memiliki kebebasan untuk mengendarai BYD di seluruh pulau. Ini adalah investasi besar," tambah Li.

Sementara Eropa bersiap menyambut revolusi ini, konsumen di Amerika Serikat harus gigit jari. Tembok tarif proteksionisme yang dibangun lintas pemerintahan demi melindungi produsen otomotif lokal dan lapangan kerja AS membuat mobil-mobil murah China dan teknologi flash charger ini absen di pasar Paman Sam.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Rekomendasi
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Berita Terkini
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Infografis
Motor China Siap Ganggu...
Motor China Siap Ganggu Dominasi Ducati dan MV Agusta di Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved