Jual 4,6 Juta Kendaraan pada 2025, Ini Target BYD di 2026

Jum'at, 02 Januari 2026 - 10:17 WIB
loading...
Jual 4,6 Juta Kendaraan...
BYD. FOTO/ CNC
A A A
BEIJING - Produsen kendaraan energi baru (NEV) asal Tiongkok, BYD, menutup tahun 2025 dengan penjualan global sekitar 4,6 juta unit, tetapi momentum pertumbuhan yang melambat jelas menunjukkan bahwa tahun 2026 tidak akan menjadi jalan yang mudah bagi raksasa EV ini.



Berdasarkan laporan CarNewsChina, BYD mencatat penjualan 414.784 kendaraan penumpang pada Desember 2025, turun 18,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan turun 12,7 persen dibandingkan November.

Ini adalah bulan keempat berturut-turut penurunan penjualan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun penjualan di luar negeri mencatat kinerja yang menggembirakan.

Secara keseluruhan, BYD menjual 4.550.036 kendaraan pada tahun 2025, naik 7,1 persen dari 4,25 juta pada tahun 2024.

Namun, tingkat pertumbuhan ini jauh lebih rendah daripada lonjakan dua digit atau tiga digit yang telah dicapai perusahaan sejak tahun 2021.

Dari total tersebut, BYD menjual 2.254.714 kendaraan listrik baterai (BEV), naik 27,9 persen dari tahun sebelumnya.

Penjualan kendaraan hibrida plug-in (PHEV) mencapai 2.288.709 unit, turun 7,9 persen dari tahun 2024.

Menariknya, untuk pertama kalinya, komposisi penjualan BEV dan PHEV hampir seimbang, dengan BEV menyumbang 49,6 persen dan PHEV 50,4 persen dari total penjualan tahun 2025.

Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024, ketika kendaraan listrik baterai (BEV) hanya menyumbang sekitar 41,5 persen dari penjualan BYD.

Pencapaian penting lainnya bagi BYD pada tahun 2025 adalah keberhasilan menembus penjualan lebih dari satu juta unit di luar China.

Sepanjang tahun lalu, BYD menjual 1.046.083 kendaraan di pasar internasional, peningkatan sebesar 150,7 persen dibandingkan tahun 2024.

Pencapaian ini menjadikan pasar luar negeri China sebagai faktor penting dalam mengakomodasi perlambatan permintaan domestik, terutama karena pasar kendaraan listrik Tiongkok semakin jenuh dan persaingan harga semakin agresif.

Meskipun mencetak rekor baru pada tahun 2025, BYD sebenarnya gagal mencapai target tahunan awalnya sebesar 5,5 juta unit, apalagi spekulasi awal bahwa angka tersebut dapat mencapai 6,5 juta unit.

Target tersebut kemudian direvisi menjadi sekitar 4,6 juta unit pada bulan September, angka yang akhirnya tercapai.

Namun, untuk tahun 2026, tantangan diperkirakan akan lebih besar. Penjualan domestik BYD dilaporkan turun lebih dari 35 persen pada bulan November, dan pasar Tiongkok secara keseluruhan diperkirakan menyusut lebih dari 10 persen.

Pada saat yang sama, pemerintah China telah mulai memperketat cengkeramannya pada strategi diskon agresif yang telah menjadi senjata utama produsen EV tersebut.

Dalam konteks ini, kinerja BYD pada tahun 2026 dipandang sangat bergantung pada pasar di luar China, serta kemampuan perusahaan untuk mempertahankan daya tarik merek dan teknologinya di lingkungan global yang semakin kompetitif.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved