Pasar Mobil Bensin Berdarah, tapi Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meledak 49% Kalahkan Amerika!
Sabtu, 03 Januari 2026 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Kejutan datang dari segmen premium. Denza D9, MPV listrik mewah yang menyasar kaum "berkantong tebal", berhasil menduduki peringkat ketiga dengan penjualan 7.176 unit. Kehadirannya membuktikan bahwa pasar Indonesia tidak hanya sensitif harga, tetapi juga haus akan kemewahan teknologi.
10 Besar Penguasa Jalanan Setrum
Berikut adalah narasi urutan merek dan model yang menguasai 10 besar pasar mobil listrik Indonesia berdasarkan data distribusi Januari-November 2025:
Dominasi dimulai oleh BYD Atto 1 di puncak klasemen, disusul oleh saudaranya BYD M6 di posisi kedua. Peringkat ketiga diamankan oleh Denza D9. Selanjutnya, pasar diisi oleh Chery yang tampil solid dengan total distribusi merek sebesar 7.065 unit.
Daftar ini kemudian dilengkapi oleh BYD Sealion 7, sebuah SUV yang mulai mendapatkan traksi, serta Chery iCar 03 yang menawarkan desain kotak futuristik. Pemain lama yang sempat merajai pasar, Wuling, harus puas berbagi kue pasar melalui model Wuling BinguoEV dan Wuling Air EV yang masih bertahan di daftar terlaris meski gempuran kompetitor kian sengit.
Di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami oleh Hyundai. Merek asal Korea Selatan yang sempat menjadi pionir ini seolah kehilangan taji. Total penjualan seluruh model listrik Hyundai hanya tercatat 1.622 unit, gagal menempatkan satu pun modelnya di jajaran 10 besar. Nasib serupa dialami pendatang baru Jaecoo J5, SUV yang digadang-gadang murah meriah ini hanya mampu terdistribusi 653 unit, gagal menembus dominasi pasar.
Secara keseluruhan, meski terjadi sedikit koreksi bulanan dari 13.862 unit pada Oktober menjadi 13.390 unit pada November 2025, tren jangka panjang menunjukkan grafik yang terus mendaki. Indonesia kini bukan lagi sekadar pasar, melainkan medan pertempuran utama revolusi kendaraan listrik di Asia Tenggara.
10 Besar Penguasa Jalanan Setrum
![Pasar Mobil Bensin Berdarah, tapi Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meledak 49% Kalahkan Amerika!]()
Berikut adalah narasi urutan merek dan model yang menguasai 10 besar pasar mobil listrik Indonesia berdasarkan data distribusi Januari-November 2025:
Dominasi dimulai oleh BYD Atto 1 di puncak klasemen, disusul oleh saudaranya BYD M6 di posisi kedua. Peringkat ketiga diamankan oleh Denza D9. Selanjutnya, pasar diisi oleh Chery yang tampil solid dengan total distribusi merek sebesar 7.065 unit.
Daftar ini kemudian dilengkapi oleh BYD Sealion 7, sebuah SUV yang mulai mendapatkan traksi, serta Chery iCar 03 yang menawarkan desain kotak futuristik. Pemain lama yang sempat merajai pasar, Wuling, harus puas berbagi kue pasar melalui model Wuling BinguoEV dan Wuling Air EV yang masih bertahan di daftar terlaris meski gempuran kompetitor kian sengit.
Di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami oleh Hyundai. Merek asal Korea Selatan yang sempat menjadi pionir ini seolah kehilangan taji. Total penjualan seluruh model listrik Hyundai hanya tercatat 1.622 unit, gagal menempatkan satu pun modelnya di jajaran 10 besar. Nasib serupa dialami pendatang baru Jaecoo J5, SUV yang digadang-gadang murah meriah ini hanya mampu terdistribusi 653 unit, gagal menembus dominasi pasar.
Secara keseluruhan, meski terjadi sedikit koreksi bulanan dari 13.862 unit pada Oktober menjadi 13.390 unit pada November 2025, tren jangka panjang menunjukkan grafik yang terus mendaki. Indonesia kini bukan lagi sekadar pasar, melainkan medan pertempuran utama revolusi kendaraan listrik di Asia Tenggara.
(dan)
Lihat Juga :