China dan Eropa Sepakat Soal Harga Minimum Mobil Listrik
Selasa, 13 Januari 2026 - 06:43 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan yang memenuhi syarat diizinkan untuk menggunakan kesepakatan harga sebagai pengganti tarif anti-subsidi, sehingga membuka ruang bagi produsen kendaraan listrik (EV) China untuk kembali bersaing dalam hal harga di pasar Eropa.
Menurut CCCME, mekanisme ini bertindak sebagai alternatif langsung untuk tarif. Uni Eropa akan menetapkan harga impor minimum untuk setiap produsen kendaraan listrik Tiongkok, dan selama harga jual sesuai dengan tingkat tersebut, tarif anti-subsidi tidak akan dikenakan.
Eksportir Tiongkok menggambarkan pengumuman tersebut sebagai bentuk "pendaratan lunak" dalam sengketa perdagangan EV antara Tiongkok dan Uni Eropa, alih-alih konfrontasi berkepanjangan yang dapat merugikan kedua belah pihak.
Langkah ini berpotensi memberikan keringanan bagi merek EV Tiongkok seperti BYD, SAIC, Geely, dan Leapmotor, sekaligus memastikan bahwa Uni Eropa tetap mempertahankan kendali atas stabilitas pasar otomotif domestiknya.
Menurut CCCME, mekanisme ini bertindak sebagai alternatif langsung untuk tarif. Uni Eropa akan menetapkan harga impor minimum untuk setiap produsen kendaraan listrik Tiongkok, dan selama harga jual sesuai dengan tingkat tersebut, tarif anti-subsidi tidak akan dikenakan.
Eksportir Tiongkok menggambarkan pengumuman tersebut sebagai bentuk "pendaratan lunak" dalam sengketa perdagangan EV antara Tiongkok dan Uni Eropa, alih-alih konfrontasi berkepanjangan yang dapat merugikan kedua belah pihak.
Langkah ini berpotensi memberikan keringanan bagi merek EV Tiongkok seperti BYD, SAIC, Geely, dan Leapmotor, sekaligus memastikan bahwa Uni Eropa tetap mempertahankan kendali atas stabilitas pasar otomotif domestiknya.
(wbs)
Lihat Juga :