Tanpa Peta Digital, Honda CR-V Nyetir Sendiri Tembus 60 Km/Jam di Jalanan Berliku Odawara
Rabu, 21 Januari 2026 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Target utamanya adalah memverifikasi kemampuan sistem CI dalam mengenali lingkungan secara real-time dan melakukan manuver presisi pada kecepatan menengah.
Jika sebelumnya teknologi serupa diuji pada kecepatan rendah, kali ini Honda menaikkan standar batas kecepatan sistem hingga 60 km/jam.
Ini adalah pendekatan retrofit yang cerdas secara ekonomis; Honda mengintegrasikan teknologi mutakhir ke dalam jaringan jalan yang sudah ada tanpa menuntut kota untuk membangun infrastruktur baru berskala besar.
Untuk mencapai tingkat keamanan Level 4—di mana kendaraan dapat mengemudi sendiri sepenuhnya dalam kondisi tertentu—Honda tidak lagi hanya mengandalkan kamera. Pada uji coba di Odawara ini, sensor LiDAR (Light Detection and Ranging) ditambahkan ke dalam arsitektur sistem.
Penggunaan LiDAR memberikan redundansi sistem yang krusial. Teknologi ini mampu mengukur posisi dan kecepatan objek serta pengguna jalan lain di kejauhan dengan presisi tinggi, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang sulit atau cuaca buruk.
Kombinasi kamera dan LiDAR memastikan kendaraan mampu mendeteksi struktur jalan dengan elevasi signifikan secara stabil, menjaga keselamatan penumpang meskipun mobil melaju hingga 60 km/jam.
Jika sebelumnya teknologi serupa diuji pada kecepatan rendah, kali ini Honda menaikkan standar batas kecepatan sistem hingga 60 km/jam.
Logika "Mapless" dan Integrasi LiDAR
Kekuatan utama Honda CI terletak pada konsep mapless cooperative driving technology. Sistem ini memungkinkan kendaraan beroperasi tanpa bergantung pada peta presisi tinggi (high-definition maps) yang mahal dan sulit diperbarui.Ini adalah pendekatan retrofit yang cerdas secara ekonomis; Honda mengintegrasikan teknologi mutakhir ke dalam jaringan jalan yang sudah ada tanpa menuntut kota untuk membangun infrastruktur baru berskala besar.
Untuk mencapai tingkat keamanan Level 4—di mana kendaraan dapat mengemudi sendiri sepenuhnya dalam kondisi tertentu—Honda tidak lagi hanya mengandalkan kamera. Pada uji coba di Odawara ini, sensor LiDAR (Light Detection and Ranging) ditambahkan ke dalam arsitektur sistem.
Penggunaan LiDAR memberikan redundansi sistem yang krusial. Teknologi ini mampu mengukur posisi dan kecepatan objek serta pengguna jalan lain di kejauhan dengan presisi tinggi, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang sulit atau cuaca buruk.
Kombinasi kamera dan LiDAR memastikan kendaraan mampu mendeteksi struktur jalan dengan elevasi signifikan secara stabil, menjaga keselamatan penumpang meskipun mobil melaju hingga 60 km/jam.
Lihat Juga :