Bukan Sekadar Kencang, Lepas L8 Tawarkan Sensasi Berkendara ala Leopard

Jum'at, 30 Januari 2026 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Lepas L8 dikembangkan untuk menghadirkan teknologi yang bekerja secara intuitif, kenyamanan yang konsisten, serta karakter berkendara yang terasa berkelas, sehingga pengemudi dapat menikmati perjalanan dengan lebih rileks, percaya diri, dan terkendali," ujarnya.

Harmoni antara Manusia dan Mesin
Bukan Sekadar Kencang, Lepas L8 Tawarkan Sensasi Berkendara ala Leopard

Secara positioning pasar, Lepas L8 menempatkan diri sebagai SUV NEV yang berorientasi pada gaya hidup (lifestyle). Ini adalah strategi cerdas untuk menyasar segmen konsumen premium yang tidak hanya mencari alat transportasi, tetapi juga ekstensi dari kepribadian mereka yang modern dan terkendali.

Pendekatan teknisnya didasarkan pada konsep driver and vehicle in harmony. Artinya, setiap input kemudi, pedal gas, maupun rem diterjemahkan oleh komputer kendaraan dengan sangat akurat namun natural.

Hal ini meminimalisir efek "kaget" atau motion sickness yang sering dikeluhkan penumpang mobil listrik akibat torsi instan yang tidak terkalibrasi dengan baik.

Performa "Leopard": Instan Namun Halus
Bukan Sekadar Kencang, Lepas L8 Tawarkan Sensasi Berkendara ala Leopard

Di atas kertas, spesifikasi Lepas L8 sangat mumpuni. Motor listriknya mampu memuntahkan tenaga hingga 205 kW dan torsi maksimum 365 Nm. Namun, angka-angka buas ini dijinakkan dengan kalibrasi output yang linear.

Karakter Leopard-like Response ini memastikan bahwa akselerasi terasa instan—khas mobil listrik—namun tetap halus tanpa hentakan berlebihan yang mengganggu kenyamanan.

Ini adalah definisi "tenaga yang sopan", di mana performa tinggi disajikan dengan cara elegan, menciptakan kesatuan gerak antara pengemudi dan kendaraannya.

Fondasi LEX Platform: Stabilitas Kelas Dunia

Kunci dari stabilitas "Leopard" (Leopard-like Stability) pada LEPAS L8 terletak pada sasisnya. Mobil ini dibangun di atas LEX Intelligent New Energy Platform. Platform ini bukan sekadar sasis biasa, melainkan hasil riset global yang melibatkan lebih dari 1.200 peneliti dan diuji di 8 pusat uji eksperimental di berbagai negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Strategi 12 Model Baru...
Strategi 12 Model Baru Lepas di Indonesia: Bisa Apa Melawan Dominasi Brand Jepang?
LEPAS Perkenalkan Portofolio...
LEPAS Perkenalkan Portofolio NEV di Auto China 2026
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
Bukan Senjata Nuklir,...
Bukan Senjata Nuklir, Ini 4 Cara Terbaik Melawan Dominasi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved