Produksi Model S dan Model X Dihentikan, Tesla Fokus ke Robot Humanoid dan AI
Minggu, 01 Februari 2026 - 11:06 WIB
loading...
Produksi Model S dan Model X Dihentikan. FOTO/ DAILY
A
A
A
LONDON - Tesla mengumumkan penghentian produksi dua model utamanya, Model S dan Model X, sebagai bagian dari langkah strategis untuk mengalihkan fokus perusahaan ke pengembangan robot humanoid Optimus dan teknologi kecerdasan buatan (AI), yang kini menjadi inti bisnisnya.
Produksi kedua model tersebut diperkirakan akan dihentikan sepenuhnya pada kuartal berikutnya.
CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan keputusan tersebut memungkinkan pabrik Tesla di Fremont, California, untuk diubah menjadi pusat produksi massal robot Optimus.
Ia menggambarkan penghentian program Model S dan Model X sebagai "penghormatan terakhir" kepada model-model yang telah mengangkat reputasi awal perusahaan di industri kendaraan listrik global.
Tesla menjelaskan bahwa model lain seperti Model 3, Model Y, dan Cybertruck akan terus menjadi kontributor utama penjualan, sementara pengembangan Roadster generasi berikutnya terus berlanjut.
Perusahaan ini juga menghadapi peningkatan persaingan dari produsen Tiongkok dan penurunan penjualan global, sehingga memperkuat kebutuhan akan pergeseran strategis ke produk berbasis AI seperti robotaxi dan robot humanoid.
Musk sebelumnya mengatakan bahwa Optimus bisa menjadi produk terpenting dalam sejarah Tesla, dengan visi jangka panjang untuk memproduksi hingga satu juta unit per tahun dari fasilitas yang sama.
Pengumuman ini datang setelah Tesla melaporkan penurunan pendapatan sebesar 3% tahun lalu dan perlambatan signifikan di pasar EV global.
Robotaxi tanpa awak yang baru diluncurkan di Austin juga dilihat sebagai bagian dari agenda otonomi perusahaan yang berkembang pesat.
Pengamat industri melihat langkah Tesla menjauh dari model EV premium untuk fokus pada AI dan robotika sebagai strategi jangka panjang yang menekankan diversifikasi dan nilai masa depan otomatisasi, meskipun robot Optimus belum mencapai demonstrasi komersial yang sepenuhnya meyakinkan.
Produksi kedua model tersebut diperkirakan akan dihentikan sepenuhnya pada kuartal berikutnya.
CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan keputusan tersebut memungkinkan pabrik Tesla di Fremont, California, untuk diubah menjadi pusat produksi massal robot Optimus.
Ia menggambarkan penghentian program Model S dan Model X sebagai "penghormatan terakhir" kepada model-model yang telah mengangkat reputasi awal perusahaan di industri kendaraan listrik global.
Tesla menjelaskan bahwa model lain seperti Model 3, Model Y, dan Cybertruck akan terus menjadi kontributor utama penjualan, sementara pengembangan Roadster generasi berikutnya terus berlanjut.
Perusahaan ini juga menghadapi peningkatan persaingan dari produsen Tiongkok dan penurunan penjualan global, sehingga memperkuat kebutuhan akan pergeseran strategis ke produk berbasis AI seperti robotaxi dan robot humanoid.
Musk sebelumnya mengatakan bahwa Optimus bisa menjadi produk terpenting dalam sejarah Tesla, dengan visi jangka panjang untuk memproduksi hingga satu juta unit per tahun dari fasilitas yang sama.
Pengumuman ini datang setelah Tesla melaporkan penurunan pendapatan sebesar 3% tahun lalu dan perlambatan signifikan di pasar EV global.
Robotaxi tanpa awak yang baru diluncurkan di Austin juga dilihat sebagai bagian dari agenda otonomi perusahaan yang berkembang pesat.
Pengamat industri melihat langkah Tesla menjauh dari model EV premium untuk fokus pada AI dan robotika sebagai strategi jangka panjang yang menekankan diversifikasi dan nilai masa depan otomatisasi, meskipun robot Optimus belum mencapai demonstrasi komersial yang sepenuhnya meyakinkan.
(wbs)
Lihat Juga :