Kuasai 50 Persen Pasar EV, BYD Tetap Optimis Walau Subsidi Mobil Listrik di 2026 Dihapus
Minggu, 08 Februari 2026 - 12:43 WIB
loading...
A
A
A
BYD sepertinya ingin membuktikan bahwa kendaraan listrik telah mencapai fase "kematangan".
Dengan pangsa pasar EV nasional yang melonjak dari angka kecil menjadi 13 persen di akhir 2025—bahkan menyentuh 18 persen pada kuartal keempat—konsumen dianggap tidak lagi membeli mobil listrik hanya karena murah akibat subsidi, melainkan karena kebutuhan fungsional dan teknologi inti.
Meski demikian, ketidakpastian tetap membayangi. Luther mengakui bahwa kejelasan kebijakan tetap menjadi faktor krusial agar konsumen bisa segera melakukan aksi pembelian tanpa keraguan. "Penting, supaya mungkin konsumen bisa melakukan action sesegera mungkin atau punya pertimbangan lain," tambahnya.
Partisipasi BYD di IIMS 2026 dengan portofolio produk yang mengisi hampir seluruh segmen pasar menjadi ujian nyata: apakah efisiensi biaya operasional dan kematangan teknologi mampu mengalahkan ketergantungan pada subsidi?
Jika angka penjualan tetap stabil di angka 50.000-an unit tahun ini, maka BYD telah berhasil membuktikan bahwa mobilitas berkelanjutan di Indonesia sudah mampu "lepas sapih" dari bantuan negara.
Dengan pangsa pasar EV nasional yang melonjak dari angka kecil menjadi 13 persen di akhir 2025—bahkan menyentuh 18 persen pada kuartal keempat—konsumen dianggap tidak lagi membeli mobil listrik hanya karena murah akibat subsidi, melainkan karena kebutuhan fungsional dan teknologi inti.
Meski demikian, ketidakpastian tetap membayangi. Luther mengakui bahwa kejelasan kebijakan tetap menjadi faktor krusial agar konsumen bisa segera melakukan aksi pembelian tanpa keraguan. "Penting, supaya mungkin konsumen bisa melakukan action sesegera mungkin atau punya pertimbangan lain," tambahnya.
Partisipasi BYD di IIMS 2026 dengan portofolio produk yang mengisi hampir seluruh segmen pasar menjadi ujian nyata: apakah efisiensi biaya operasional dan kematangan teknologi mampu mengalahkan ketergantungan pada subsidi?
Jika angka penjualan tetap stabil di angka 50.000-an unit tahun ini, maka BYD telah berhasil membuktikan bahwa mobilitas berkelanjutan di Indonesia sudah mampu "lepas sapih" dari bantuan negara.
(dan)
Lihat Juga :