Kontroversi Impor 105.000 Pikap 4x4: Benarkah Logistik Desa Butuh Penggerak 4 Roda?

Senin, 23 Februari 2026 - 16:20 WIB
loading...
Kontroversi Impor 105.000...
Apakah pilihan 4x4 benar-benar relevan dengan kebutuhan logistik desa semakin jadi tanda tanya. Foto: SIS
A A A
JAKARTA - Impor 105.000 pikap dan truk 4x4 dari India senilai Rp24,66 triliun untuk program Koperasi Desa Merah Putih memantik pertanyaan mendasar: ketika pasar kendaraan niaga Indonesia justru didominasi pikap 4x2 di bawah 5 ton, apakah pilihan 4x4 benar-benar relevan dengan kebutuhan logistik desa?

Pasar Nyata: Pikap 4x2 yang Menggerakkan Ekonomi

Fakta di lapangan menunjukkan kendaraan pikap dengan Gross Vehicle Weight (GVW) kurang dari 5 ton di Indonesia mayoritas menggunakan sistem penggerak 4x2.

Segmen inilah yang rutin mengisi daftar mobil terlaris setiap bulan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat sepanjang 2025, wholesales kendaraan komersial GVW di bawah 5 ton mencapai 107.008 unit.

Retail sales bahkan lebih tinggi, yakni 110.574 unit atau berkontribusi 13,3 persen terhadap total penjualan mobil nasional.

Angka ini meningkat dibanding 2024 yang sebesar 103.893 unit dengan pangsa 11,7 persen.

Model terlaris sepenuhnya didominasi 4x2. Berikut model terlarisnya:

1.⁠ ⁠Daihatsu Gran Max : 40.761 unit
2.⁠ ⁠Suzuki Carry: 29.289 unit
3.⁠ ⁠Mitsubishi L300: 12.410 unit
4.⁠ ⁠Isuzu Traga: 11.279 unit
5.⁠ ⁠Toyota Hilux Rangga: 6.408 unit
6.⁠ ⁠Mitsubishi Triton: 2.772 unit
7.⁠ ⁠Wuling Formo: 851 unit
8.⁠ ⁠DFSK Super Cab: 639 unit
9.⁠ ⁠Isuzu D-Max: 110 unit.

Hampir seluruhnya diproduksi di dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri tinggi.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menegaskan segmen ini stabil karena menopang distribusi logistik harian.

“Mobil-mobil ini dipakai untuk kebutuhan logistik untuk ßbarang swalayan atau kurir dan itu rata-rata TKDN tinggi semua,” ujarnya.

Di sinilah kuncinya. Pikap 4x2 bukan sekadar kendaraan murah. Ia adalah tulang punggung distribusi barang konsumsi, hasil pertanian, material bangunan, hingga e-commerce.

Operasionalnya terjadi di jalan aspal, jalur desa yang relatif layak, dan area perkotaan. Untuk kebutuhan tersebut, 4x2 sudah memadai.

Mengapa 4x2 Lebih Relevan untuk Indonesia?
Kontroversi Impor 105.000 Pikap 4x4: Benarkah Logistik Desa Butuh Penggerak 4 Roda?

Secara teknis, kendaraan 4x4 memang unggul dalam traksi, distribusi torsi, dan kemampuan medan berat. Namun mayoritas aktivitas logistik desa dan kota tidak membutuhkan penggerak empat roda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netizen Bertanya: Servisnya...
Netizen Bertanya: Servisnya di Mana? Saat Mahindra Scorpio Diduga Mogok di Jalan
Baru Diborong Indonesia,...
Baru Diborong Indonesia, Mobil Kopdes Mahindra 4X4 Mogok di Jalan
Selain Mahindra dan...
Selain Mahindra dan Tata, Koperasi Merah Putih Pesan 10.000 Truk Hino
Mahindra Umumkan Tidak...
Mahindra Umumkan Tidak Ada Penundaan Pengiriman Scorpio ke Indonesia
Mahindra Scorpio, Pickup...
Mahindra Scorpio, Pickup Badak 4X4 dengan Mesin mHawk
Polemik 105 Ribu Pikap...
Polemik 105 Ribu Pikap India: Bos Agrinas Beberkan Alasan Pilih Tata dan Mahindra
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Rekomendasi
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Berita Terkini
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved