BAIC Patok Target Penjualan Tumbuh 200 Persen di 2026, Bawa Merek Premium Arcfox
Jum'at, 06 Maret 2026 - 11:57 WIB
loading...
A
A
A
"Kami melihat momentum yang sangat positif bagi BAIC di Indonesia, dan dengan dukungan produk yang kompetitif serta jaringan dealer yang terus berkembang, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan penjualan ke depan," tegas Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia.
Merakit Lokal dan Serangan Mobil Listrik
Untuk merealisasikan target tersebut, BAIC tidak bisa hanya mengandalkan mobil impor utuh (CBU).
Setelah merilis model X55 II dan BJ40 Plus (2024), serta BJ30 Hybrid (2025), BAIC bersiap merakit secara lokal (Completely Knocked Down/CKD) model BJ30 HEV (Hybrid Electric Vehicle) mulai 2026.
Perakitan lokal yang menggandeng PT JHL Internasional Otomotif ini merupakan langkah strategis untuk menekan harga jual sekaligus mewujudkan ambisi BAIC menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur di Asia Tenggara.
Namun, kejutan terbesarnya ada pada elektrifikasi. Di 2026 ini, BAIC akan membawa sub-brand mewah mereka yang sudah mapan di Tiongkok: Arcfox.
Merek ini bukan pemain sembarangan; pengembangannya didukung oleh raksasa teknologi dunia seperti Magna (manufaktur), Huawei (sistem pengisian cepat), Baidu (sistem otonom), Autoliv (sistem keselamatan ADAS), CATL (baterai), dan Bosch.
Merakit Lokal dan Serangan Mobil Listrik
![BAIC Patok Target Penjualan Tumbuh 200 Persen di 2026, Bawa Merek Premium Arcfox]()
Untuk merealisasikan target tersebut, BAIC tidak bisa hanya mengandalkan mobil impor utuh (CBU).
Setelah merilis model X55 II dan BJ40 Plus (2024), serta BJ30 Hybrid (2025), BAIC bersiap merakit secara lokal (Completely Knocked Down/CKD) model BJ30 HEV (Hybrid Electric Vehicle) mulai 2026.
Perakitan lokal yang menggandeng PT JHL Internasional Otomotif ini merupakan langkah strategis untuk menekan harga jual sekaligus mewujudkan ambisi BAIC menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur di Asia Tenggara.
Namun, kejutan terbesarnya ada pada elektrifikasi. Di 2026 ini, BAIC akan membawa sub-brand mewah mereka yang sudah mapan di Tiongkok: Arcfox.
Merek ini bukan pemain sembarangan; pengembangannya didukung oleh raksasa teknologi dunia seperti Magna (manufaktur), Huawei (sistem pengisian cepat), Baidu (sistem otonom), Autoliv (sistem keselamatan ADAS), CATL (baterai), dan Bosch.
Lihat Juga :