Laba Turun, Penjualan Anjlok! BYD Tetap Ngotot Jual 1,5 Juta Mobil di Luar China
Rabu, 01 April 2026 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, model-model baru diperkenalkan dengan teknologi terkini guna mengembalikan daya saing di pasar domestik.
Secara global, posisi BYD tetap kuat. Pada 2025, mereka menjual 2,26 juta kendaraan listrik, naik 28 persen, melampaui Tesla yang mencatat 1,64 juta unit dan turun 9 persen.
Namun, analis seperti Chris Liu dari Omdia menilai BYD tidak bisa lagi bergantung pada pasar massal EV untuk mempertahankan volume. Artinya, ekspansi global bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan.
Di tengah naiknya harga minyak akibat konflik global, minat terhadap kendaraan listrik diprediksi kembali meningkat. Ini menjadi peluang bagi BYD untuk memanfaatkan momentum, baik di pasar domestik maupun internasional.
Pada akhirnya, BYD kini berada di persimpangan: antara tekanan besar di rumah sendiri dan peluang luas di panggung global. Jika strategi ekspansi ini berhasil, peta kekuatan industri otomotif dunia bisa benar-benar bergeser dari Barat ke Timur.
Secara global, posisi BYD tetap kuat. Pada 2025, mereka menjual 2,26 juta kendaraan listrik, naik 28 persen, melampaui Tesla yang mencatat 1,64 juta unit dan turun 9 persen.
Namun, analis seperti Chris Liu dari Omdia menilai BYD tidak bisa lagi bergantung pada pasar massal EV untuk mempertahankan volume. Artinya, ekspansi global bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan.
Di tengah naiknya harga minyak akibat konflik global, minat terhadap kendaraan listrik diprediksi kembali meningkat. Ini menjadi peluang bagi BYD untuk memanfaatkan momentum, baik di pasar domestik maupun internasional.
Pada akhirnya, BYD kini berada di persimpangan: antara tekanan besar di rumah sendiri dan peluang luas di panggung global. Jika strategi ekspansi ini berhasil, peta kekuatan industri otomotif dunia bisa benar-benar bergeser dari Barat ke Timur.
(dan)
Lihat Juga :