Misteri ZXMoto 820RR-RS: Monster 150HP Asal China yang Hancurkan Monopoli Jepang
Senin, 06 April 2026 - 10:50 WIB
loading...
Sosok Zhang Xue, 39, yang berdiri bangga di sebelah ZXMoto 820RR-RS, membuktikan bahwa dedikasi tanpa batas mampu menyulap mantan montir menjadi penguasa baru lintasan balap dunia. Foto: ZXMOTO
A
A
A
PORTUGAL - Kemenangan bersejarah ZXMoto 820RR-RS di ajang World Supersport (WSSP) Portimao pada 28 dan 29 Maret 2026 bukan sekadar keajaiban teknologi, melainkan buah dendam dan ambisi 20 tahun seorang mantan montir yang meruntuhkan monopoli pabrikan Eropa dan Jepang.
Pada 2006, Zhang Xue, pemuda 19 tahun menembus hujan sejauh 100 km demi audisi balap, namun ditertawakan.
Putus sekolah di usia 14 tahun usai menambal retakan rumah sejak umur 10, Zhang hidup beralaskan oli bengkel.
Bermodal 20.000 Yuan atau USD 2.900 (Rp49,3 juta), pada 2013 ia merakit motor di Chongqing, meracik model 250X dan 300X, lalu mendirikan Kove Moto tahun 2017.
Usai 5 tahun berutang, rilis 500X sebanyak 800 unit pada 2018 memberinya gaji 10.000 Yuan per bulan.
![Misteri ZXMoto 820RR-RS: Monster 150HP Asal China yang Hancurkan Monopoli Jepang]()
Usai finis Dakar 2023 di usia hampir 40, ia keluar dari Kove pada Maret 2024, meninggalkan ekuitas demi mesin racikannya yang menguras utang 10 juta Yuan atau USD 1,45 juta (Rp24,65 miliar).
Sebulan kemudian, ZXMOTO lahir. Dalam 1 tahun, valuasinya tembus 750 juta Yuan atau USD 104 juta (Rp1,76 triliun), dengan efisiensi esktrem: hanya 1 rapat tiap 2 tahun, dan ia rela ditelepon jam 2 pagi hingga bersiaga di kantor jam 8 pagi.
Meski nyaris bangkrut pada Februari 2025, ia bertahan hingga EICMA 2025 menjadi panggung rilis 6 motor, dipimpin model 500RR dan 820RR.
ZXMOTO dianggap mengubah industri, memporakporandakan harga pasar. Varian dasar 820RR dijual hanya 43.800 Yuan atau sekitar USD 6.361 hingga USD 6.400 (Rp108,8 juta), menggendong mesin 819cc, 3-silinder, 4-tak, 12-katup (4 katup per silinder).
Tenaganya 135 HP dengan bobot 193 kg (421 lbs). Di atasnya, 820RR-R bertenaga 145 HP. Puncaknya, monster 820RR-RS (WSSP Edition) memproduksi 150 HP (107-110 kW) pada 13.000 rpm dan torsi 85-87 Nm.
![Misteri ZXMoto 820RR-RS: Monster 150HP Asal China yang Hancurkan Monopoli Jepang]()
Hanya dengan tambahan USD 1.000-2.000 (Rp17-34 juta), versi RS dijejali sasis aluminium, knalpot titanium Akrapovič, suspensi KYB/Öhlins, rem ganda Taisko/Brembo GP4 4-piston, dan material karbon/magnesium yang menekan bobot kering jadi 175 kg (386 lb). Fitur elektroniknya mencakup Bosch EFI, cornering TCS, ABS, quickshifter, layar TFT 6,2 inci, melesatkan motor hingga 299 km/jam (186 mph).
Kombinasi teknis gila ini mengantar pembalap Prancis Valentin Debise mencetak sejarah pada balapan ke-3 dan ke-4 ZXMOTO. Ia menaklukkan 2 rival Yamaha, memenangi Race 1 dengan margin 3,685 detik, dan Race 2 dengan 0,5 detik. "Motor ini sempurna tanpa cacat. Zhang membalap demi passion," ujar Debise.
Dampaknya instan. Pre-order 820RR meroket 200 persen dalam 3 hari, dipantau 6.000 penonton livestream.
Saat ini merek China memegang 80 persen pasar domestik dan 20-30 persen global. "Dalam 5 tahun, kita akan rebut 50-70 persen pangsa motor besar global," prediksi Zhang.
Ia bahkan menyiapkan 1 juta Yuan untuk pembalap muda saat produksi tembus 100.000 unit dalam 2-3 tahun ke depan.
Pada 2006, Zhang Xue, pemuda 19 tahun menembus hujan sejauh 100 km demi audisi balap, namun ditertawakan.
Putus sekolah di usia 14 tahun usai menambal retakan rumah sejak umur 10, Zhang hidup beralaskan oli bengkel.
Bermodal 20.000 Yuan atau USD 2.900 (Rp49,3 juta), pada 2013 ia merakit motor di Chongqing, meracik model 250X dan 300X, lalu mendirikan Kove Moto tahun 2017.
Usai 5 tahun berutang, rilis 500X sebanyak 800 unit pada 2018 memberinya gaji 10.000 Yuan per bulan.

Usai finis Dakar 2023 di usia hampir 40, ia keluar dari Kove pada Maret 2024, meninggalkan ekuitas demi mesin racikannya yang menguras utang 10 juta Yuan atau USD 1,45 juta (Rp24,65 miliar).
Sebulan kemudian, ZXMOTO lahir. Dalam 1 tahun, valuasinya tembus 750 juta Yuan atau USD 104 juta (Rp1,76 triliun), dengan efisiensi esktrem: hanya 1 rapat tiap 2 tahun, dan ia rela ditelepon jam 2 pagi hingga bersiaga di kantor jam 8 pagi.
Meski nyaris bangkrut pada Februari 2025, ia bertahan hingga EICMA 2025 menjadi panggung rilis 6 motor, dipimpin model 500RR dan 820RR.
ZXMOTO dianggap mengubah industri, memporakporandakan harga pasar. Varian dasar 820RR dijual hanya 43.800 Yuan atau sekitar USD 6.361 hingga USD 6.400 (Rp108,8 juta), menggendong mesin 819cc, 3-silinder, 4-tak, 12-katup (4 katup per silinder).
Tenaganya 135 HP dengan bobot 193 kg (421 lbs). Di atasnya, 820RR-R bertenaga 145 HP. Puncaknya, monster 820RR-RS (WSSP Edition) memproduksi 150 HP (107-110 kW) pada 13.000 rpm dan torsi 85-87 Nm.

Hanya dengan tambahan USD 1.000-2.000 (Rp17-34 juta), versi RS dijejali sasis aluminium, knalpot titanium Akrapovič, suspensi KYB/Öhlins, rem ganda Taisko/Brembo GP4 4-piston, dan material karbon/magnesium yang menekan bobot kering jadi 175 kg (386 lb). Fitur elektroniknya mencakup Bosch EFI, cornering TCS, ABS, quickshifter, layar TFT 6,2 inci, melesatkan motor hingga 299 km/jam (186 mph).
Kombinasi teknis gila ini mengantar pembalap Prancis Valentin Debise mencetak sejarah pada balapan ke-3 dan ke-4 ZXMOTO. Ia menaklukkan 2 rival Yamaha, memenangi Race 1 dengan margin 3,685 detik, dan Race 2 dengan 0,5 detik. "Motor ini sempurna tanpa cacat. Zhang membalap demi passion," ujar Debise.
Dampaknya instan. Pre-order 820RR meroket 200 persen dalam 3 hari, dipantau 6.000 penonton livestream.
Saat ini merek China memegang 80 persen pasar domestik dan 20-30 persen global. "Dalam 5 tahun, kita akan rebut 50-70 persen pangsa motor besar global," prediksi Zhang.
Ia bahkan menyiapkan 1 juta Yuan untuk pembalap muda saat produksi tembus 100.000 unit dalam 2-3 tahun ke depan.
(dan)
Lihat Juga :