Li Auto Tuding Nissan Melakukan Pencemaran Nama Baik lewat Iklan NX8

Jum'at, 17 April 2026 - 07:17 WIB
loading...
Li Auto Tuding Nissan...
Li Auto Tuding Nissan Melakukan Pencemaran Nama Baik.Foto/ viet
A A A
BEIJING - Perselisihan antara Li Auto dan Nissan dilaporkan telah menarik perhatian regulator di China.

Menurut laporan media lokal, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mencatat kasus tersebut pada 11 April 2026.

Perselisihan tersebut bermula dari tuduhan pemasaran online terorganisir oleh Nissan setelah peluncuran model NX8-nya.

Secara spesifik, pada tanggal 11 April, departemen hukum Li Auto menyatakan bahwa produk mereka telah menjadi target "kampanye fitnah terorganisir" setelah model pesaing diluncurkan.

Perusahaan tersebut mengklaim bahwa sejumlah besar unggahan serupa muncul dalam waktu singkat dengan alamat IP yang terkonsentrasi dan telah mengumpulkan bukti untuk mendukung potensi tindakan hukum.

Li Auto menuduh Nissan mencemarkan nama baik produknya dalam promosi NX8.
Perselisihan muncul setelah Nissan NX8 diperkenalkan ke pasar Tiongkok.

Model ini dibandingkan dengan produk Li Auto, termasuk i6, dalam kegiatan promosi. Selanjutnya, banyak artikel daring terus membandingkan keduanya, dan seringkali lebih memihak Nissan NX8.

Menanggapi tuduhan Li Auto, seorang perwakilan dari divisi kendaraan energi baru Nissan menyatakan bahwa perusahaan tersebut "mematuhi aturan industri dan mendukung persaingan yang adil." Namun, perwakilan tersebut tidak secara langsung menanggapi tuduhan spesifik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rekomendasi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved