Derita Pemilik Fortuner: Ngisi Full Tank Tembus Hampir Rp2 Juta, Pilih Jual atau Masuk Garasi?
Senin, 20 April 2026 - 12:26 WIB
loading...
Kenaikan drastis harga Pertamina Dex hingga Rp23.900 per liter memicu kepanikan massal di kalangan pemilik SUV diesel kelas atas, terlebih dengan langkah tegas Pertamina memblokir barcode subsidi bagi kendaraan mewah. Foto: Pertamina
A
A
A
JAKARTA - Jagat maya heboh. Tepatnya di grup-grup Facebook pencinta mobil diesel. Alias grup "Cumi Darat". Penyebabnya bukan soal modifikasi turbo atau adu kencang. Tapi soal uang. Struk pengisian bahan bakar.
Seseorang mengunggah foto struk pembelian Pertamina Dex. Angkanya bikin mata terbelalak: Rp 1.171.100. Itu untuk pengisian 49 liter.
Padahal kita tahu, tangki SUV diesel seperti Pajero Sport atau Fortuner itu besar. Bisa menampung sampai 80 liter. Bayangkan kalau diisi full tank dari kosong. Biayanya bisa menembus hampir Rp 2 juta. Sekali masuk pom bensin.
"Teman yang punya (mobil diesel) pun berurai air mata," tulis sebuah akun.
Penyebab utamanya adalah kenaikan harga BBM. Per 18 April 2026, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi. Pertamina Dex melesat menjadi Rp 23.900 per liter. Naik nyaris 70 persen dari sebelumnya.
![Derita Pemilik Fortuner: Ngisi Full Tank Tembus Hampir Rp2 Juta, Pilih Jual atau Masuk Garasi?]()
Maka, banyak pemilik mobil mewah bermesin commonrail ini mencoba mencari jalan pintas: turun kasta ke Biosolar (Solbus) yang harganya cuma Rp 6.800 per liter.
Tapi, jalan pintas itu langsung diputus. Pemerintah lewat Pertamina mengambil langkah tegas. Barcode MyPertamina milik mobil-mobil pribadi kelas atas dihapus secara massal. Diblokir. Mereka dilarang keras menenggak BBM subsidi.
"Grup FB cumi darat heboh sekarang. QR Code-nya dihapus massal sama pemerintah. Nggak bisa beli Solbus 6800 lagi," keluh seorang warganet.
Ada yang menyindir tajam. "Bukannya penggemar cumi busuk orang kaya semua?" sindir akun @gonzillasach.
Akun lain, @kevinrevi, membalas: "Orang kaya kalau nggak perhitungan nggak bakal jadi kaya. Orang mampu berarti bisa mikir, bukan asal spend money, bro!"
Namun, memaksakan Biosolar ke mesin modern jelas bukan solusi jitu. Mesin commonrail butuh bahan bakar rendah sulfur (maksimal 50 ppm). Biosolar sulfurnya bisa sampai 2.500 ppm. Akibatnya fatal: injektor jebol.
"Mobil commonrail isi solar bakal jebol injektornya," catat akun @budi_lokman.
Bagi pengguna setia Pertamina Dex sejak awal, kenaikan ini memang bikin kaget, tapi mereka paham kualitas.
Akun @sugar.kokoh bercerita, Pajero ANPS miliknya tahun 2018 selalu diisi Dex dan pakai oli premium. Hasilnya? "Pas servis berkala, dibilang tenaganya masih enak banget dan suaranya jauh lebih halus dibanding yang seumuran," tulisnya.
Lalu apa solusinya sekarang?
Ada yang pasrah berhemat. "Mau ngeluh juga percuma, butuh minyak. Kalau diturunin grade-nya, moving sparepart-nya lebih cepat pergantiannya. Jadi mau nggak mau ya harus menghemat pemakaian mobilnya," tulis @jalan2_asik.
Ada juga yang mencoba mengakali sistem dengan mendaftar barcode ulang. "Masih bisa daftar lagi bos... bisa dicoba lagi," saran @zuliqfir.
Atau, kalau mau yang ekstrem, ikuti saran @nrcahyaeka. "Beli yang tahun-tahun lama seperti Panther. Masih bisa minum solar subsidi." Disahut canda oleh @herri_permana74: "Minum jelantah juga bisa."
Pilihannya kini sangat rasional: beli Dex sampai dompet tipis, ganti injektor yang harganya puluhan juta, atau parkir saja SUV miliaran itu manis-manis di garasi.
Seseorang mengunggah foto struk pembelian Pertamina Dex. Angkanya bikin mata terbelalak: Rp 1.171.100. Itu untuk pengisian 49 liter.
Padahal kita tahu, tangki SUV diesel seperti Pajero Sport atau Fortuner itu besar. Bisa menampung sampai 80 liter. Bayangkan kalau diisi full tank dari kosong. Biayanya bisa menembus hampir Rp 2 juta. Sekali masuk pom bensin.
"Teman yang punya (mobil diesel) pun berurai air mata," tulis sebuah akun.
Penyebab utamanya adalah kenaikan harga BBM. Per 18 April 2026, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi. Pertamina Dex melesat menjadi Rp 23.900 per liter. Naik nyaris 70 persen dari sebelumnya.

Maka, banyak pemilik mobil mewah bermesin commonrail ini mencoba mencari jalan pintas: turun kasta ke Biosolar (Solbus) yang harganya cuma Rp 6.800 per liter.
Tapi, jalan pintas itu langsung diputus. Pemerintah lewat Pertamina mengambil langkah tegas. Barcode MyPertamina milik mobil-mobil pribadi kelas atas dihapus secara massal. Diblokir. Mereka dilarang keras menenggak BBM subsidi.
"Grup FB cumi darat heboh sekarang. QR Code-nya dihapus massal sama pemerintah. Nggak bisa beli Solbus 6800 lagi," keluh seorang warganet.
Ada yang menyindir tajam. "Bukannya penggemar cumi busuk orang kaya semua?" sindir akun @gonzillasach.
Akun lain, @kevinrevi, membalas: "Orang kaya kalau nggak perhitungan nggak bakal jadi kaya. Orang mampu berarti bisa mikir, bukan asal spend money, bro!"
Namun, memaksakan Biosolar ke mesin modern jelas bukan solusi jitu. Mesin commonrail butuh bahan bakar rendah sulfur (maksimal 50 ppm). Biosolar sulfurnya bisa sampai 2.500 ppm. Akibatnya fatal: injektor jebol.
"Mobil commonrail isi solar bakal jebol injektornya," catat akun @budi_lokman.
Bagi pengguna setia Pertamina Dex sejak awal, kenaikan ini memang bikin kaget, tapi mereka paham kualitas.
Akun @sugar.kokoh bercerita, Pajero ANPS miliknya tahun 2018 selalu diisi Dex dan pakai oli premium. Hasilnya? "Pas servis berkala, dibilang tenaganya masih enak banget dan suaranya jauh lebih halus dibanding yang seumuran," tulisnya.
Lalu apa solusinya sekarang?
Ada yang pasrah berhemat. "Mau ngeluh juga percuma, butuh minyak. Kalau diturunin grade-nya, moving sparepart-nya lebih cepat pergantiannya. Jadi mau nggak mau ya harus menghemat pemakaian mobilnya," tulis @jalan2_asik.
Ada juga yang mencoba mengakali sistem dengan mendaftar barcode ulang. "Masih bisa daftar lagi bos... bisa dicoba lagi," saran @zuliqfir.
Atau, kalau mau yang ekstrem, ikuti saran @nrcahyaeka. "Beli yang tahun-tahun lama seperti Panther. Masih bisa minum solar subsidi." Disahut canda oleh @herri_permana74: "Minum jelantah juga bisa."
Pilihannya kini sangat rasional: beli Dex sampai dompet tipis, ganti injektor yang harganya puluhan juta, atau parkir saja SUV miliaran itu manis-manis di garasi.
(dan)
Lihat Juga :