Nyerah Lawan Mobil Listrik China, Honda Siap Luncurkan 15 Model Hybrid
Kamis, 14 Mei 2026 - 17:58 WIB
loading...
Honda Siap Luncurkan 15 Model Hybrid. Foto/ Carsifu
A
A
A
TOKYO - Honda terlihat semakin serius mengubah strategi pengembangan kendaraannya, kini lebih fokus pada teknologi hybrid generasi baru daripada EV sepenuhnya.
Dalam sesi pengarahan bisnis baru-baru ini, Honda menunjukkan dua model prototipe baru yang terdiri dari sedan dengan merek Honda dan SUV di bawah merek mewah Acura. Kedua model tersebut diperkirakan akan mulai dijual sekitar tahun 2028.
Meskipun masih berlabel prototipe, desain keduanya terlihat hampir siap untuk versi produksi.
Sedan Honda hadir dengan siluet fastback profil rendah dan garis atap yang sangat landai, mengingatkan pada model Honda 0 Sedan yang sebelumnya dilaporkan akan dibatalkan.
SUV Acura juga memiliki elemen desain yang menyerupai model Acura RSX EV, yang juga telah dihentikan produksinya.
Kedua model akan menggunakan platform baru dan sistem hibrida generasi berikutnya yang dikembangkan khusus untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Menurut Honda, sistem hibrida baru ini mampu menawarkan peningkatan efisiensi lebih dari 10 persen dibandingkan dengan teknologi hibrida saat ini yang diperkenalkan pada tahun 2023.
Honda juga bertujuan untuk memperkenalkan 15 model yang menggunakan sistem hibrida generasi baru pada Maret 2030, dengan sebagian besar ditawarkan di pasar Amerika Utara.
Sebagian besar model juga diharapkan terdiri dari SUV dengan sistem penggerak semua roda (AWD) yang menggunakan motor listrik.
Selain meningkatkan efisiensi bahan bakar, Honda juga mengembangkan platform yang lebih ringan untuk mengurangi bobot kendaraan dan mengurangi biaya produksi lebih dari 30 persen.
Faktanya, Honda mengklaim bahwa model hibrida baru yang akan diluncurkan mulai tahun 2027 akan menggunakan "sistem penggerak paling efisien di dunia".
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Honda diperkirakan akan menginvestasikan sekitar 4,4 triliun yen selama tiga tahun ke depan untuk pengembangan model bensin dan hibrida baru.
Pada saat yang sama, Honda juga mengakui bahwa pendekatan EV penuhnya kini melambat, terutama setelah beberapa model EV dibatalkan termasuk Honda 0 Sedan, Honda 0 SUV, Acura RSX, dan dua model Afeela dari kolaborasi dengan Sony.
Namun, Honda menegaskan bahwa perusahaan tidak sepenuhnya meninggalkan EV.
Sebaliknya, investasi sekitar 0,8 triliun yen (sekitar RM23,5 miliar) masih dialokasikan untuk pengembangan EV di masa mendatang, terutama untuk pasar Jepang dan Asia.
Strategi baru ini menunjukkan bahwa Honda kini memilih pendekatan yang lebih hati-hati dengan berfokus pada hibrida sebagai jembatan utama sebelum transisi penuh ke EV terjadi lebih luas di pasar global.
Dalam sesi pengarahan bisnis baru-baru ini, Honda menunjukkan dua model prototipe baru yang terdiri dari sedan dengan merek Honda dan SUV di bawah merek mewah Acura. Kedua model tersebut diperkirakan akan mulai dijual sekitar tahun 2028.
Meskipun masih berlabel prototipe, desain keduanya terlihat hampir siap untuk versi produksi.
Sedan Honda hadir dengan siluet fastback profil rendah dan garis atap yang sangat landai, mengingatkan pada model Honda 0 Sedan yang sebelumnya dilaporkan akan dibatalkan.
SUV Acura juga memiliki elemen desain yang menyerupai model Acura RSX EV, yang juga telah dihentikan produksinya.
Kedua model akan menggunakan platform baru dan sistem hibrida generasi berikutnya yang dikembangkan khusus untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Menurut Honda, sistem hibrida baru ini mampu menawarkan peningkatan efisiensi lebih dari 10 persen dibandingkan dengan teknologi hibrida saat ini yang diperkenalkan pada tahun 2023.
Honda juga bertujuan untuk memperkenalkan 15 model yang menggunakan sistem hibrida generasi baru pada Maret 2030, dengan sebagian besar ditawarkan di pasar Amerika Utara.
Sebagian besar model juga diharapkan terdiri dari SUV dengan sistem penggerak semua roda (AWD) yang menggunakan motor listrik.
Selain meningkatkan efisiensi bahan bakar, Honda juga mengembangkan platform yang lebih ringan untuk mengurangi bobot kendaraan dan mengurangi biaya produksi lebih dari 30 persen.
Faktanya, Honda mengklaim bahwa model hibrida baru yang akan diluncurkan mulai tahun 2027 akan menggunakan "sistem penggerak paling efisien di dunia".
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Honda diperkirakan akan menginvestasikan sekitar 4,4 triliun yen selama tiga tahun ke depan untuk pengembangan model bensin dan hibrida baru.
Pada saat yang sama, Honda juga mengakui bahwa pendekatan EV penuhnya kini melambat, terutama setelah beberapa model EV dibatalkan termasuk Honda 0 Sedan, Honda 0 SUV, Acura RSX, dan dua model Afeela dari kolaborasi dengan Sony.
Namun, Honda menegaskan bahwa perusahaan tidak sepenuhnya meninggalkan EV.
Sebaliknya, investasi sekitar 0,8 triliun yen (sekitar RM23,5 miliar) masih dialokasikan untuk pengembangan EV di masa mendatang, terutama untuk pasar Jepang dan Asia.
Strategi baru ini menunjukkan bahwa Honda kini memilih pendekatan yang lebih hati-hati dengan berfokus pada hibrida sebagai jembatan utama sebelum transisi penuh ke EV terjadi lebih luas di pasar global.
(wbs)
Lihat Juga :