Kenapa Ban Lebih Rentan Aus dan Retak di Musim Kemarau? Ini Penjelasanya
Senin, 25 Mei 2026 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Namun, di tengah meningkatnya minat terhadap SUV belakangan ini, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya memilih sparepart yang sesuai, khususnya ban.
Cara Memilih Ban SUV yang Tepat
Untuk meminimalkan risiko aus dan retak pada ban pengguna SUV perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Pilih desain tapak dengan distribusi tekanan merat
Desain tapak dengan profil kotak (square profile) membantu menyebarkan beban kendaraan secara merata ke seluruh permukaan ban, sehingga mobil lebih stabil dan mencegah keausan ban yang tidak merata akibat tekanan berlebih di satu titik atau pada permukaan tertentu saja.
2. Perhatikan kekuatan struktur tapak (stiffness)
Pola tapak dengan tingkat kekakuan yang tinggi membantu menjaga bentuk dan kestabilan permukaan ban saat suhu jalan meningkat, terutama ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi atau membawa beban berat.
3. Sesuaikan dengan karakter pengguna kendaraan
Untuk penggunaan harian di jalan aspal, ban dengan fokus pada kenyamanan, kestabilan, dan tingkat kebisingan rendah akan lebih optimal digunakan. Sementara itu, untuk perjalanan dengan beban berat atau medan yang lebih menantang, diperlukan ban dengan daya tahan struktur, kekuatan tapak, serta kemampuan traksi yang lebih tinggi agar performa dan keamanan tetap terjaga.
Tapak ban (tread) memiliki fungsi utama dalam menjaga traksi sekaligus mendistribusikan tekanan secara merata, mengurangi akumulasi panas dan menjaga keausan tetap seimbang. Menjawab tantangan tersebut, produsen ban mulai mengadopsi teknologi seperti Square Profile dan high stiffness pattern kini menjadi solusi untuk menjaga stabilitas ban dalam kondisi ekstrem, termasuk suhu jalan yang tinggi.
Cara Memilih Ban SUV yang Tepat
Untuk meminimalkan risiko aus dan retak pada ban pengguna SUV perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Pilih desain tapak dengan distribusi tekanan merat
Desain tapak dengan profil kotak (square profile) membantu menyebarkan beban kendaraan secara merata ke seluruh permukaan ban, sehingga mobil lebih stabil dan mencegah keausan ban yang tidak merata akibat tekanan berlebih di satu titik atau pada permukaan tertentu saja.
2. Perhatikan kekuatan struktur tapak (stiffness)
Pola tapak dengan tingkat kekakuan yang tinggi membantu menjaga bentuk dan kestabilan permukaan ban saat suhu jalan meningkat, terutama ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi atau membawa beban berat.
3. Sesuaikan dengan karakter pengguna kendaraan
Untuk penggunaan harian di jalan aspal, ban dengan fokus pada kenyamanan, kestabilan, dan tingkat kebisingan rendah akan lebih optimal digunakan. Sementara itu, untuk perjalanan dengan beban berat atau medan yang lebih menantang, diperlukan ban dengan daya tahan struktur, kekuatan tapak, serta kemampuan traksi yang lebih tinggi agar performa dan keamanan tetap terjaga.
Tapak ban (tread) memiliki fungsi utama dalam menjaga traksi sekaligus mendistribusikan tekanan secara merata, mengurangi akumulasi panas dan menjaga keausan tetap seimbang. Menjawab tantangan tersebut, produsen ban mulai mengadopsi teknologi seperti Square Profile dan high stiffness pattern kini menjadi solusi untuk menjaga stabilitas ban dalam kondisi ekstrem, termasuk suhu jalan yang tinggi.
Lihat Juga :