SUV Boxy Lagi Naik Daun, Jetour T1 Mau Jadi Raja Baru Jalanan Kota
Senin, 01 Juni 2026 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Ban serep belakang dihilangkan. Garis bodinya lebih bersih. Lebih futuristis.
Inilah desain yang kemungkinan besar akan sangat disukai pasar Indonesia.
Karena orang Indonesia suka mobil yang terlihat mahal. Meski kadang isi garasinya cuma muat satu.
Jetour juga pintar membaca tren elektrifikasi. T1 akan membawa teknologi i-DM: Intelligent Dual Mode. Bahasa sederhananya: plug-in hybrid.
Mesin bensin digabung motor listrik. Jadi irit. Tapi tetap bertenaga. Tidak bikin panik soal charging. Ini penting.
Karena banyak orang Indonesia sebenarnya tertarik mobil listrik. Tapi takut antre charger. Takut baterai habis di tol. Takut harga baterai.
![SUV Boxy Lagi Naik Daun, Jetour T1 Mau Jadi Raja Baru Jalanan Kota]()
PHEV menjadi jalan tengah. Bisa listrik. Bisa bensin. Seperti punya powerbank besar di mobil. Secara global, T1 juga moncer. Penjualannya sudah lebih dari 169 ribu unit di berbagai negara hanya dalam waktu kurang dari dua tahun.
Mobil ini juga mendapat Red Dot Design Award 2024. Artinya desainnya memang serius. Bukan sekadar “mobil China murah”.
Jetour tampaknya sadar: pasar SUV kotak di Indonesia masih sangat besar. Tapi ada masalah.
Tidak semua orang sanggup beli Land Cruiser.
Tidak semua orang mau beli Jimny yang sempit dan tidak nyaman.
Tidak semua orang butuh SUV off-road ekstrem.
Nah, T1 masuk di celah itu.
Tampang mahal.
Tampilan petualang.
Fitur modern.
Harga masih masuk akal.
Soal harga memang belum diumumkan resmi.
Inilah desain yang kemungkinan besar akan sangat disukai pasar Indonesia.
Karena orang Indonesia suka mobil yang terlihat mahal. Meski kadang isi garasinya cuma muat satu.
Jetour juga pintar membaca tren elektrifikasi. T1 akan membawa teknologi i-DM: Intelligent Dual Mode. Bahasa sederhananya: plug-in hybrid.
Mesin bensin digabung motor listrik. Jadi irit. Tapi tetap bertenaga. Tidak bikin panik soal charging. Ini penting.
Karena banyak orang Indonesia sebenarnya tertarik mobil listrik. Tapi takut antre charger. Takut baterai habis di tol. Takut harga baterai.

PHEV menjadi jalan tengah. Bisa listrik. Bisa bensin. Seperti punya powerbank besar di mobil. Secara global, T1 juga moncer. Penjualannya sudah lebih dari 169 ribu unit di berbagai negara hanya dalam waktu kurang dari dua tahun.
Mobil ini juga mendapat Red Dot Design Award 2024. Artinya desainnya memang serius. Bukan sekadar “mobil China murah”.
Jetour tampaknya sadar: pasar SUV kotak di Indonesia masih sangat besar. Tapi ada masalah.
Tidak semua orang sanggup beli Land Cruiser.
Tidak semua orang mau beli Jimny yang sempit dan tidak nyaman.
Tidak semua orang butuh SUV off-road ekstrem.
Nah, T1 masuk di celah itu.
Tampang mahal.
Tampilan petualang.
Fitur modern.
Harga masih masuk akal.
Soal harga memang belum diumumkan resmi.
Lihat Juga :