SUV Boxy Lagi Naik Daun, Jetour T1 Mau Jadi Raja Baru Jalanan Kota
Senin, 01 Juni 2026 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Namun NJKB T1 sudah muncul di Samsat DKI Jakarta. Varian 4x2 tercatat Rp170 juta. Varian 4x4 Rp185 juta.
Itu memang bukan harga jual. Tapi biasanya bisa jadi petunjuk. Banyak pengamat memprediksi versi bensin akan bermain di Rp300 jutaan akhir sampai Rp400 jutaan.
Tapi melihat positioning T2, saya perkirakan T1 i-DM akan bermain di harga yang tak jauh berbeda dengan T2 bensin.
Karena T1 bisa menjadi SUV boxy hybrid premium paling masuk akal di pasar Indonesia.
Apalagi fitur-fiturnya cukup lengkap.
Layar infotainment 15,6 inci.
Chip Qualcomm Snapdragon 8155.
Wireless charger.
Panoramic sunroof.
Ventilated seats.
ADAS Level 2.
10 airbag.
360 camera.
Mesin 1.5-liter turbocharged (1.5T) hybrid dan motor listrik kombinasi 335 HP dan 530 Nm.
Baterai LFP 26,7 kWh. Jarak Pure EV: 117 km (WLTC), 150 km (CLTC).
Total jarak kombinasi: 1.000-1.200 km.
DC charging (30% to 80% dibawah 30 minutes) dan 4 jam slow AC charging.
Angka yang bahkan lebih besar dari banyak SUV Jepang di kelasnya.
T1 memang tidak se-ekstrem T2 untuk off-road.
Ground clearance-nya 200 mm.
Water wading 600 mm. Masih cukup untuk jalan rusak Indonesia. Masih cukup untuk banjir Jakarta. Dan mungkin itu sudah lebih dari cukup.
Karena kenyataannya: mobil off-road paling sering dipakai untuk cari parkir mal. Jetour tampaknya paham: Indonesia bukan cuma pasar mobil. Tapi pasar gengsi.
Dan T1 punya modal besar untuk menang di situ.
Itu memang bukan harga jual. Tapi biasanya bisa jadi petunjuk. Banyak pengamat memprediksi versi bensin akan bermain di Rp300 jutaan akhir sampai Rp400 jutaan.
Tapi melihat positioning T2, saya perkirakan T1 i-DM akan bermain di harga yang tak jauh berbeda dengan T2 bensin.
Karena T1 bisa menjadi SUV boxy hybrid premium paling masuk akal di pasar Indonesia.
Apalagi fitur-fiturnya cukup lengkap.
Layar infotainment 15,6 inci.
Chip Qualcomm Snapdragon 8155.
Wireless charger.
Panoramic sunroof.
Ventilated seats.
ADAS Level 2.
10 airbag.
360 camera.
Mesin 1.5-liter turbocharged (1.5T) hybrid dan motor listrik kombinasi 335 HP dan 530 Nm.
Baterai LFP 26,7 kWh. Jarak Pure EV: 117 km (WLTC), 150 km (CLTC).
Total jarak kombinasi: 1.000-1.200 km.
DC charging (30% to 80% dibawah 30 minutes) dan 4 jam slow AC charging.
Angka yang bahkan lebih besar dari banyak SUV Jepang di kelasnya.
T1 memang tidak se-ekstrem T2 untuk off-road.
Ground clearance-nya 200 mm.
Water wading 600 mm. Masih cukup untuk jalan rusak Indonesia. Masih cukup untuk banjir Jakarta. Dan mungkin itu sudah lebih dari cukup.
Karena kenyataannya: mobil off-road paling sering dipakai untuk cari parkir mal. Jetour tampaknya paham: Indonesia bukan cuma pasar mobil. Tapi pasar gengsi.
Dan T1 punya modal besar untuk menang di situ.
(dan)
Lihat Juga :