Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Selasa, 16 Juni 2026 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
GM sebelumnya menyatakan rencana untuk mulai memproduksi baterai LFP untuk model EV baru pada akhir tahun 2027.
GM dilaporkan telah mengembangkan teknologi LMR selama lebih dari 10 tahun.
Pesaingnya, Ford, juga mengumumkan tahun lalu bahwa mereka sedang berupaya meningkatkan produksi baterai LMR untuk digunakan pada model EV masa depan.
Salah satu keunggulan utama teknologi LMR adalah dapat mengurangi ketergantungan pada mineral kritis yang mahal.
Namun, perusahaan riset S&P Global sebelumnya menjelaskan bahwa teknologi ini masih menghadapi beberapa tantangan teknis, termasuk degradasi kinerja baterai setelah periode penggunaan tertentu.
Akibatnya, adopsi teknologi LMR secara luas diperkirakan akan membutuhkan waktu sebelum sepenuhnya tercapai.
Jika GM benar-benar meninggalkan teknologi LFP, itu akan menjadi langkah yang berbeda dari sebagian besar produsen mobil global.
Produsen asal Tiongkok ini termasuk pelopor dalam penggunaan baterai LFP, yang dikenal karena biaya produksinya yang lebih rendah.
GM dilaporkan telah mengembangkan teknologi LMR selama lebih dari 10 tahun.
Pesaingnya, Ford, juga mengumumkan tahun lalu bahwa mereka sedang berupaya meningkatkan produksi baterai LMR untuk digunakan pada model EV masa depan.
Salah satu keunggulan utama teknologi LMR adalah dapat mengurangi ketergantungan pada mineral kritis yang mahal.
Namun, perusahaan riset S&P Global sebelumnya menjelaskan bahwa teknologi ini masih menghadapi beberapa tantangan teknis, termasuk degradasi kinerja baterai setelah periode penggunaan tertentu.
Akibatnya, adopsi teknologi LMR secara luas diperkirakan akan membutuhkan waktu sebelum sepenuhnya tercapai.
Jika GM benar-benar meninggalkan teknologi LFP, itu akan menjadi langkah yang berbeda dari sebagian besar produsen mobil global.
Produsen asal Tiongkok ini termasuk pelopor dalam penggunaan baterai LFP, yang dikenal karena biaya produksinya yang lebih rendah.
Lihat Juga :