Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Jum'at, 03 Juli 2026 - 19:54 WIB
loading...
AS menutup pintu untuk Polestar mulai model year 2027, bukan karena mobilnya buatan China, melainkan karena pemiliknya Geely. Foto: Reuters
A
A
A
AMERIKA - Pada 26 Juni 2026, produsen EV asal Swedia Poltestar mengumumkan bahwa Departemen Perdagangan AS — melalui Bureau of Industry and Security — menolak memberikan otorisasi penjualan kendaraan mulai model year 2027.
Alasannya: Polestar mayoritas dimiliki oleh Geely, konglomerat otomotif asal China yang juga menguasai Volvo dan Lotus.
Aturannya melarang penjualan kendaraan terhubung (connected vehicle) yang dimiliki, dikendalikan, atau tunduk pada yurisdiksi China atau Rusia.
Bluetooth
Wi-Fi
Konektivitas seluler
Sebagian teknologi komunikasi satelit
Perangkat lunak swakemudi (automated driving software)
Pemerintah AS beralasan bahwa perusahaan asal China bisa dipaksa berbagi data pengemudi atau memberi akses jarak jauh ke kendaraan yang beroperasi di Amerika Serikat.
Ironinya, Volvo — yang juga dimiliki Geely dan memproduksi sebagian mobil Polestar — justru mendapat pengecualian (waiver) pada Mei 2026. Polestar tidak.
Saham Polestar (PSNY) di Nasdaq langsung turun 6,3% setelah pengumuman ini.
"Industri otomotif memasuki fase baru yang berbasis dinamika regional. Strategi kami mencerminkan hal itu, dengan Eropa sebagai mesin pertumbuhan terbesar dan rencana produksi Polestar 7 di Eropa," kata Michael Lohscheller, CEO Polestar.
Data Penjualan Polestar: AS Bukan Pasar Utama
Eropa: 78% dari total penjualan kuartal I 2026
Amerika Serikat: hanya 6% dari total penjualan kuartal I 2026
Amerika Latin, Eropa Timur, Asia Tenggara, Kanada: target ekspansi berikutnya
Artinya, secara bisnis, kehilangan pasar AS bukan bencana finansial langsung — tapi secara simbolis, ini adalah tamparan keras bagi merek yang pernah bermimpi bersaing head-to-head dengan Tesla di tanah Amerika.
Peta Jalan Produk Polestar ke Depan
Polestar tetap akan melayani pemilik Polestar 3 dan Polestar 4 yang sudah ada di AS, termasuk jaringan servis. Untuk pengembangan produk global:
Polestar 4 varian baru (estate dengan jendela belakang): semester II 2026
Polestar 2 generasi baru (sedan): 2027
Polestar 5 (sedan premium): pengiriman konsumen mulai musim panas 2026
Polestar 7 (SUV kompak): diproduksi di pabrik Volvo baru di Slovakia
Satu yang menjadi tanda tanya besar adalah nasib Polestar 3 di pabrik South Carolina. Volvo sebelumnya menyatakan akan mengkonsolidasikan produksi Polestar 3 di sana — namun keputusan ini berpotensi mengubah kalkulasi tersebut.
Geely — sebagai induk Polestar — selama ini juga harus berulang kali menyuntikkan modal ke Polestar yang belum pernah membukukan keuntungan. Sebelumnya, perusahaan bahkan melakukan reverse stock split untuk mempertahankan listing di Nasdaq.
Karena mayoritas sahamnya dimiliki Geely, perusahaan China. Regulasi Connected Vehicle Rule AS melarang kendaraan terhubung dari entitas di bawah yurisdiksi China atau Rusia.
Apakah Polestar diproduksi di China?
Tidak untuk pasar AS. Polestar 3 dirakit di South Carolina, Polestar 4 di Korea Selatan. Namun tetap terkena larangan karena menyasar software dan struktur kepemilikan.
Kapan larangan ini berlaku?
Mulai model year 2027. Stok Polestar 3 dan 4 yang sudah ada tetap bisa dijual.
Apakah Volvo juga terdampak?
Tidak. Volvo mendapat waiver pada Mei 2026, meski juga dimiliki Geely.
Ke mana Polestar akan fokus setelah ini?
Eropa sebagai pasar utama, plus ekspansi ke Asia Tenggara, Eropa Timur, Amerika Latin, dan Kanada.
Alasannya: Polestar mayoritas dimiliki oleh Geely, konglomerat otomotif asal China yang juga menguasai Volvo dan Lotus.
Apa Itu Connected Vehicle Rule yang Menjerat Polestar?
Regulasi ini pertama kali diberlakukan pada Januari 2025 di akhir pemerintahan Biden, dan dipertahankan penuh oleh pemerintahan Trump.Aturannya melarang penjualan kendaraan terhubung (connected vehicle) yang dimiliki, dikendalikan, atau tunduk pada yurisdiksi China atau Rusia.
Teknologi yang Masuk dalam Larangan
Yang dimaksud "terhubung" bukan sekadar soal pabrik perakitan, melainkan infrastruktur digital di balik kendaraan:Bluetooth
Wi-Fi
Konektivitas seluler
Sebagian teknologi komunikasi satelit
Perangkat lunak swakemudi (automated driving software)
Pemerintah AS beralasan bahwa perusahaan asal China bisa dipaksa berbagi data pengemudi atau memberi akses jarak jauh ke kendaraan yang beroperasi di Amerika Serikat.
Fakta yang Membuat Keputusan Ini Kontroversial
Polestar 3 dirakit di pabrik Volvo di Charleston, South Carolina. Polestar 4 dirakit di Busan, Korea Selatan. Tidak satu pun diproduksi di China. Namun keduanya tetap terkena larangan karena regulasi menyasar asal-usul perangkat lunak dan struktur kepemilikan — bukan lokasi pabrik.Ironinya, Volvo — yang juga dimiliki Geely dan memproduksi sebagian mobil Polestar — justru mendapat pengecualian (waiver) pada Mei 2026. Polestar tidak.
Saham Polestar (PSNY) di Nasdaq langsung turun 6,3% setelah pengumuman ini.
Strategi Polestar Pasca-Larangan AS
Polestar menyatakan tidak akan mengajukan banding. Sebaliknya, perusahaan memilih pivot penuh ke Eropa dan pasar berkembang."Industri otomotif memasuki fase baru yang berbasis dinamika regional. Strategi kami mencerminkan hal itu, dengan Eropa sebagai mesin pertumbuhan terbesar dan rencana produksi Polestar 7 di Eropa," kata Michael Lohscheller, CEO Polestar.
Data Penjualan Polestar: AS Bukan Pasar Utama
![Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China]()
Eropa: 78% dari total penjualan kuartal I 2026
Amerika Serikat: hanya 6% dari total penjualan kuartal I 2026
Amerika Latin, Eropa Timur, Asia Tenggara, Kanada: target ekspansi berikutnya
Artinya, secara bisnis, kehilangan pasar AS bukan bencana finansial langsung — tapi secara simbolis, ini adalah tamparan keras bagi merek yang pernah bermimpi bersaing head-to-head dengan Tesla di tanah Amerika.
Peta Jalan Produk Polestar ke Depan
![Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China]()
Polestar tetap akan melayani pemilik Polestar 3 dan Polestar 4 yang sudah ada di AS, termasuk jaringan servis. Untuk pengembangan produk global:
Polestar 4 varian baru (estate dengan jendela belakang): semester II 2026
Polestar 2 generasi baru (sedan): 2027
Polestar 5 (sedan premium): pengiriman konsumen mulai musim panas 2026
Polestar 7 (SUV kompak): diproduksi di pabrik Volvo baru di Slovakia
Satu yang menjadi tanda tanya besar adalah nasib Polestar 3 di pabrik South Carolina. Volvo sebelumnya menyatakan akan mengkonsolidasikan produksi Polestar 3 di sana — namun keputusan ini berpotensi mengubah kalkulasi tersebut.
Implikasi Lebih Luas: Preseden Berbahaya di Industri EV Global
Ford dan beberapa produsen lain kini tengah berjuang mendapat otorisasi untuk model-model mereka yang sudah lama ada di showroom AS. Larangan ini membuka pertanyaan besar: apakah kepemilikan China atas saham minoritas pun cukup untuk mendiskualifikasi sebuah merek dari pasar Amerika?Geely — sebagai induk Polestar — selama ini juga harus berulang kali menyuntikkan modal ke Polestar yang belum pernah membukukan keuntungan. Sebelumnya, perusahaan bahkan melakukan reverse stock split untuk mempertahankan listing di Nasdaq.
FAQ: Polestar dan Larangan AS
Mengapa Polestar dilarang di AS?Karena mayoritas sahamnya dimiliki Geely, perusahaan China. Regulasi Connected Vehicle Rule AS melarang kendaraan terhubung dari entitas di bawah yurisdiksi China atau Rusia.
Apakah Polestar diproduksi di China?
Tidak untuk pasar AS. Polestar 3 dirakit di South Carolina, Polestar 4 di Korea Selatan. Namun tetap terkena larangan karena menyasar software dan struktur kepemilikan.
Kapan larangan ini berlaku?
Mulai model year 2027. Stok Polestar 3 dan 4 yang sudah ada tetap bisa dijual.
Apakah Volvo juga terdampak?
Tidak. Volvo mendapat waiver pada Mei 2026, meski juga dimiliki Geely.
Ke mana Polestar akan fokus setelah ini?
Eropa sebagai pasar utama, plus ekspansi ke Asia Tenggara, Eropa Timur, Amerika Latin, dan Kanada.
(dan)
Lihat Juga :