Siasati PSBB, Grab Gunakan Teknologi Geofencing
Selasa, 22 September 2020 - 14:15 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Grab menjadi aplikasi online pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi geofencing untuk mengurangi kerumunan guna menjaga kesehatan mitra pengemudi. Ini dilakukan untuk membantu pemerintah dan masyarakat DKI Jakarta untuk dapat beradaptasi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total Kedua.
Teknologi ini diperkenalkan untuk memastikan mitra pengemudi tetap menjaga jarak aman sesuai imbauan pemerintah. Cara kerjanya, mitra pengemudi yang terdeteksi berkerumun, akan menerima peringatan melalui pesan teks atau pop-up di aplikasi mitra pengemudi mereka. (Baca: Inilah Nasib Orang yang Bakhil)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang mengizinkan ojek online untuk tetap beroperasi selama masa PSBB secara total mulai Senin 14 September 2020.
Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 156 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Bidang Transportasi mewajibkan perusahaan aplikasi ojek online menerapkan teknologi geofencing.
Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia Uun Ainurofiq mengatakan, kesehatan menjadi prioritas utama supaya mitra pengemudi Grab tetap bisa produktif. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)
Teknologi ini diperkenalkan untuk memastikan mitra pengemudi tetap menjaga jarak aman sesuai imbauan pemerintah. Cara kerjanya, mitra pengemudi yang terdeteksi berkerumun, akan menerima peringatan melalui pesan teks atau pop-up di aplikasi mitra pengemudi mereka. (Baca: Inilah Nasib Orang yang Bakhil)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang mengizinkan ojek online untuk tetap beroperasi selama masa PSBB secara total mulai Senin 14 September 2020.
Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 156 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Bidang Transportasi mewajibkan perusahaan aplikasi ojek online menerapkan teknologi geofencing.
Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia Uun Ainurofiq mengatakan, kesehatan menjadi prioritas utama supaya mitra pengemudi Grab tetap bisa produktif. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)
Lihat Juga :