Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Rabu, 08 Juli 2026 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Mengemudi dengan kecepatan 80 mil per jam, bukan 60 mil per jam, dapat mengurangi jarak tempuh hingga 25%, setara dengan kehilangan sekitar 75 mil pada kendaraan dengan jarak tempuh nominal 300 mil.
Performa kendaraan listrik juga berbeda secara signifikan dari kendaraan bermesin pembakaran internal. Lalu lintas yang sering berhenti dan berjalan di daerah perkotaan, yang merugikan mobil bertenaga bensin, dapat lebih menguntungkan bagi kendaraan listrik berkat pengereman regeneratif.
Sebaliknya, berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan raya secara signifikan meningkatkan hambatan aerodinamis, menyebabkan kendaraan listrik mengonsumsi lebih banyak energi.
Oleh karena itu, merencanakan titik pengisian daya sangat penting. Pengemudi harus memeriksa rute terlebih dahulu untuk mengidentifikasi stasiun pengisian daya yang kompatibel dan memilih hotel dengan pengisi daya kendaraan listrik jika mereka perlu menginap.
Aplikasi seperti Tesla Trip Planner, PlugShare, ChargePoint, dan Electrify America dapat membantu menemukan titik pengisian daya, tetapi pengemudi tetap harus memiliki rencana cadangan karena stasiun pengisian daya mungkin mengalami kerusakan atau kelebihan beban saat tiba di lokasi.
Cuacaadalah faktor yang dapat secara signifikan mengubah jangkauan kendaraan listrik. Penelitian AAA menunjukkan bahwa pada suhu -6°C dengan pemanas menyala, jangkauan berkurang 39% dibandingkan dengan perkiraan EPA.
Consumer Reports juga mencatat jangkauan yang 25% lebih pendek pada suhu -9°C dibandingkan dengan kondisi berkendara pada suhu sekitar 15°C dengan kecepatan 122 km/jam, sementara perjalanan singkat yang membutuhkan pemanasan ulang yang sering dapat mengurangi jangkauan hingga 50%.
Performa kendaraan listrik juga berbeda secara signifikan dari kendaraan bermesin pembakaran internal. Lalu lintas yang sering berhenti dan berjalan di daerah perkotaan, yang merugikan mobil bertenaga bensin, dapat lebih menguntungkan bagi kendaraan listrik berkat pengereman regeneratif.
Sebaliknya, berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan raya secara signifikan meningkatkan hambatan aerodinamis, menyebabkan kendaraan listrik mengonsumsi lebih banyak energi.
Oleh karena itu, merencanakan titik pengisian daya sangat penting. Pengemudi harus memeriksa rute terlebih dahulu untuk mengidentifikasi stasiun pengisian daya yang kompatibel dan memilih hotel dengan pengisi daya kendaraan listrik jika mereka perlu menginap.
Aplikasi seperti Tesla Trip Planner, PlugShare, ChargePoint, dan Electrify America dapat membantu menemukan titik pengisian daya, tetapi pengemudi tetap harus memiliki rencana cadangan karena stasiun pengisian daya mungkin mengalami kerusakan atau kelebihan beban saat tiba di lokasi.
Cuacaadalah faktor yang dapat secara signifikan mengubah jangkauan kendaraan listrik. Penelitian AAA menunjukkan bahwa pada suhu -6°C dengan pemanas menyala, jangkauan berkurang 39% dibandingkan dengan perkiraan EPA.
Consumer Reports juga mencatat jangkauan yang 25% lebih pendek pada suhu -9°C dibandingkan dengan kondisi berkendara pada suhu sekitar 15°C dengan kecepatan 122 km/jam, sementara perjalanan singkat yang membutuhkan pemanasan ulang yang sering dapat mengurangi jangkauan hingga 50%.
Lihat Juga :