Mobil Nasional Vietnam Bertingkah Lagi
Kamis, 24 September 2020 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Saat hendak dibuat, BMW menawarkan kepada VinFast untuk menggunakan mesin buatan mereka, V8, dengan kapasitas silinder 4,4 liter. Namun, saat itu VinFast menolak dan lebih memilih menggunakan mesin lain buatan General Motors, yakni mesni V8 EcoTec3 dengan kapasitas silinder 6,2 liter. Mesin itu bisa menggelontorkan tenaga 420 daya kuda dan torsi maksimal 625 Nm.
Soal penampilan, mobil nasional Vietnam itu memang istimewa. Wajahnya menebarkan nuansa galak dan kekar. Selain tatanannya padat, sentuhan saluran udara di kap menguatkan aura grille berbentuk segi enam bersiluet garis kromium yang melingkupi logo VinFast. Garnish menghubungkan kedua mata merupakan daytime running light.
Sektor penerangan ditempatkan di bumper, yang disusun bertumpuk bersama intake melebar. Wujud belakang lebih modern. Stoplamp berbentuk garis-garis vertikal paralel, ditemani sein dan lampu mundur.
Ketiganya mendapat alis panjang hingga tengah pintu belakang. Konsep sporty makin ketara berkat quad tailpipes, yang menunjang performa mesin liar President. (Baca juga: Riau Jadi Pusat Perhatian Penanganan Karhutla)
Bodi dibalut dalam lima pilihan warna: Sunset (oranye), Deep Ocean (hijau gelap), Gun Metal, Competition Red (merah) dan Purple Rain (ungu). Tersedia pula 18 kelir lain yang bisa dipesan secara khusus, tentunya dengan tambahan biaya.
Makin menarik karena logo, roof rail, pijakan samping, garnish pintu, bumper depan dan belakang turut diganti warnanya sesuai permintaan pelanggan. Ada opsi emas, tembaga, gun metal dan perak. Unit pun disempurnakan pelek two-tone tegas 22 inci.
Lantaran dibangun pakai model BMW X5 generasi terdahulu, jarak sumbu rodanya mirip-mirip. Total 3.133 mm atau lebih panjang sedikit dari BMW X7 yang berkonfigurasi 3.105 mm.
Ini memungkinkan pabrikan membuat pintu lebih lebar sehingga memudahkan akses, serta memperluas ruang di baris belakang. Untuk meningkatkan karakter mewah, perangkat panoramic dipasangkan di atap. (Baca juga: Penting Deteksi Dini dan Kenali Gejala Pikun)
Soal penampilan, mobil nasional Vietnam itu memang istimewa. Wajahnya menebarkan nuansa galak dan kekar. Selain tatanannya padat, sentuhan saluran udara di kap menguatkan aura grille berbentuk segi enam bersiluet garis kromium yang melingkupi logo VinFast. Garnish menghubungkan kedua mata merupakan daytime running light.
Sektor penerangan ditempatkan di bumper, yang disusun bertumpuk bersama intake melebar. Wujud belakang lebih modern. Stoplamp berbentuk garis-garis vertikal paralel, ditemani sein dan lampu mundur.
Ketiganya mendapat alis panjang hingga tengah pintu belakang. Konsep sporty makin ketara berkat quad tailpipes, yang menunjang performa mesin liar President. (Baca juga: Riau Jadi Pusat Perhatian Penanganan Karhutla)
Bodi dibalut dalam lima pilihan warna: Sunset (oranye), Deep Ocean (hijau gelap), Gun Metal, Competition Red (merah) dan Purple Rain (ungu). Tersedia pula 18 kelir lain yang bisa dipesan secara khusus, tentunya dengan tambahan biaya.
Makin menarik karena logo, roof rail, pijakan samping, garnish pintu, bumper depan dan belakang turut diganti warnanya sesuai permintaan pelanggan. Ada opsi emas, tembaga, gun metal dan perak. Unit pun disempurnakan pelek two-tone tegas 22 inci.
Lantaran dibangun pakai model BMW X5 generasi terdahulu, jarak sumbu rodanya mirip-mirip. Total 3.133 mm atau lebih panjang sedikit dari BMW X7 yang berkonfigurasi 3.105 mm.
Ini memungkinkan pabrikan membuat pintu lebih lebar sehingga memudahkan akses, serta memperluas ruang di baris belakang. Untuk meningkatkan karakter mewah, perangkat panoramic dipasangkan di atap. (Baca juga: Penting Deteksi Dini dan Kenali Gejala Pikun)
Lihat Juga :