Era Teknologi KTP Biometrik Dimulai

Senin, 28 September 2020 - 06:35 WIB
loading...
Era Teknologi KTP Biometrik...
Foto/dok
A A A
SINGAPURA - Era kartu tanda penduduk (KTP) digital dengan pengenalan wajah biometrik sudah dimulai. Sejumlah negara telah bersiap mengaplikasikan teknologi paling maju tersebut. Bahkan, Singapura sudah memutuskan memanfaatkan teknologi tersebut.

KTP biometrik mengandalkan pengenalan atau verifikasi wajah secara digital. Selain mempercepat layanan karena teknologi bersifat terintegrasi, teknologi ini juga dianggap lebih aman secara privasi, termasuk dari ancaman pencurian data. (Baca: Berkata kotor dan keji, Dosa yang Sering Diremehkan)

Selain Singapura, sejumlah negara juga sedang berancang-ancang menggunakan KTP biometrik seperti Swedia, Belgia, dan Amerika Serikat. Bahkan, sejumlah negara di Afrika seperti Kamerun dan Nigeria tidak mau ketinggalan.

Singapura menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan pola kartu identitas atau KTP tunggal nasional, SingPass, yang didukung dengan pengenalan wajah biometrik. Aplikasi teknologi tersebut merupakan kolaborasi antara iProov, Toppan Ecquaria, dan Badan Teknologi Pemerintah Singapura.

SingPass memang terus mengikuti perkembangan teknologi dalam beberapa tahun. Sebelumnya, itu bisa digunakan masyarakat Singapura untuk mengakses layanan digital seperti pengembangan surat pajak, dan pelayanan di sektor swasta. SingPass juga digunakan untuk mengakses layanan institusi keuangan dan berbagai bisnis.

iProov dan Toppan Ecquaria mengembangkan sistem biometrik yang bisa digunakan empat juga pengguna SingPass. Itu bisa diakses melalui ponsel, komputer, dan sistem komputer.
“Implementasikan program KTP digital dengan autentikasi berbasis wajah merupakan langkah yang bisa menginspirasi negara lain untuk melakukan hal sama,” kata CEO iProov Andrew Bud, dilansir Find Biometrics.

Bud mengungkapkan, teknologi biometrik tersebut memang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan mampu memberikan tingkat keamanan tertinggi untuk autentikasi program identitas digital nasional. “Itu juga menjadi proyek untuk identitas digital nasional. Dunia akan mengkaji inovasi ini dan menyimpulkan kesuksesan,” paparnya. (Baca juga: Mahasiswa ITS Buat Aplikasi Pemantau Kondisi Manula)

Baik pengenalan wajah maupun verifikasi wajah bergantung pada pemindaian wajah seseorang, kemudian mencocokkannya dengan foto pada bank data guna memastikan identitas yang bersangkutan. Perbedaan dasarnya adalah verifikasi wajah memerlukan persetujuan pengguna secara eksplisit. Di sisi lain, pengguna mendapatkan layanan yang dia inginkan, seperti akses telepon atau aplikasi bank pada ponsel pintar.

Adapun teknologi pengenalan wajah, misalnya, dapat memindai wajah semua orang di sebuah stasiun kereta dan memberi tahu aparat apabila seorang buronan berjalan melintasi sebuah kamera. "Pengenalan wajah punya berbagai implikasi sosial. Verifikasi wajah sangat tidak berbahaya," kata Bud.

Quek Sin Kwok, direktur senior Identitas Digital Nasional Singapura, mengatakan bahwa penggunaan autentikasi wajah atau biometrik merupakan evolusi dan ekspansi SingPass. Dia meyakini langkah ini akan menumbuhkan ekonomi digital Singapura. “Verifikasi wajah SingPass di bawah program Identitas Digital Nasional akan meminta banyak mitra memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Cara Nyetir Mobil di...
Cara Nyetir Mobil di Jalan Beton saat Mudik Lebaran
Mobil Luar Angkasa NASA...
Mobil Luar Angkasa NASA Rekam Penampakan Alien Tic Tac
Toyota Bakal Luncurkan...
Toyota Bakal Luncurkan Sembilan Model Baru Mobil Listrik pada 2026
Ini Tanda-tanda Mobil...
Ini Tanda-tanda Mobil Diisi Bensin Tak Sesuai RON
Mobil Terbang Listrik...
Mobil Terbang Listrik Mulai Melesat di Jalan California
Jualan Mobil Listri...
Jualan Mobil Listri di Indonesia, Geely Dituntut Bangun Pabrik
Produksi Kendaraan Mitsubishi...
Produksi Kendaraan Mitsubishi Motors Mencapai Satu Juta Unit di Indonesia
Kenalkan Logo Baru,...
Kenalkan Logo Baru, Jaguar Dicap Pendukung LGBT
Rekomendasi
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
Prabowo dan Megawati...
Prabowo dan Megawati Akan Bertemu usai Lebaran, Apa yang Dibahas?
Ruben Onsu Sudah Hafal...
Ruben Onsu Sudah Hafal Surat Pendek dan Lancar Salat usai Mualaf
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Impor, Bursa Asia Gonjang-Ganjing
AI Akan Gantikan Posisi...
AI Akan Gantikan Posisi 4 Ribu Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara
Dibayangi Tarif Trump,...
Dibayangi Tarif Trump, Harga Emas Terbang ke Rp1.836.000 per Gram
Berita Terkini
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
18 menit yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
1 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
3 jam yang lalu
Seragam Baru Teknisi...
Seragam Baru Teknisi Suzuki: Bukan Sekadar Ganti Baju, Tapi Revolusi Layanan Purna Jual!
20 jam yang lalu
Elon Musk Minta Dalang...
Elon Musk Minta Dalang Pengrusakan Dealer Tesla Ditangkap, Sebut Aksi Protes Sebagai Terorisme Domestik Skala Luas!
1 hari yang lalu
Protes Anti-Elon Musk...
Protes Anti-Elon Musk Mengguncang Dealer Tesla di Seluruh Dunia!
1 hari yang lalu
Infografis
5 Teknologi Unggul Rusia...
5 Teknologi Unggul Rusia yang Mampu Mengalahkan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved