Krisis, 3.000 Karyawan Jaguar Land Rover Diselamatkan Inggris

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 08:45 WIB
loading...
A A A
Hal ini makin diperparah dengan rencana kerja Jaguar Land Rover hingga tahun depan. Dalam keterangan resminya, perusahaan yang sudah dimiliki oleh pengusaha India, Ratan Tata itu hanya akan memproduksi sebanyak 11.000 unit mobil hingga Maret 2021. Detilnya sebanyak 4.000 uni Jaguar F-Type, 3.500 unit Jaguar XE, dan 3.500 unit Jaguar XF. Angka produksi itu juga tergolong kecil mengingat pabrik mereka pernah mencetak rekor memproduksi mobil sebanyak 80.000 unit pada 2013. Tahun lalu mereka bahkan berhasil memproduksi sebanyak 35.000 unit. (Baca juga : Mitsubishi Eclipse Cross Baru Meluncur dengan Perbaikan )

Untuk merek lain yakni Land Rover, mereka justru seakan berhenti di produk terakhir Land Rover Defender. Alhasil karyawan Jaguar Land Rover yang masih bekerja saat ini masih dilanda kebingungan akan tetap bekerja atau tidak. Secara bisnis Jaguar Land Rover juga kurang begitu bagus. Penjualan mobil mereka terus menurun di berbagai wilayah.

CEO Jaguar Land Rover Thierry Bollore, yang baru saja empat bulan menjabat, saat ini disebutkan tengah mencermati ulang rencana-rencana yang sudah disiapkan oleh Jagur Land Rover tahun ini termasuk peningkatan kapasitas pabrik Castle Bromwich. Bukan tidak mungkin rencana itu dibatalkan karena kondisi keuangan yang memang makin mengkhawatirkan.

"Saya sangat terkesan karena ditunjuk menduduki jabatan ini di tengah masa-masa sulit," ujar Thierry Bollore menanggapi penunjukannya sebagai orang nomor satu di Jaguar Land Rover.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaguar Type 01 Super-GT...
Jaguar Type 01 Super-GT EV Mobil Listrik dengan Tenaga Lebih dari 1.000 HP!
Gandeng Jaguar Land...
Gandeng Jaguar Land Rover, Chery Hidupkan Lagi Freelander
Chevrolet Corvette Z06...
Chevrolet Corvette Z06 Bathurst 12 Hour Special Edition 2026, Diproduksi hanya 12 Unit
Megapabrik di Jantung...
Megapabrik di Jantung Peradaban: Saat Robot dan Ambisi BYD Mengubah Wajah Zhengzhou
Standar Eropa Masuk...
Standar Eropa Masuk Cibitung: TÜV Rheinland dan BPLJSKB Ubah Peta Uji Kendaraan RI di 2026
Bangun Pabrik di Vietnam,...
Bangun Pabrik di Vietnam, Chery Pastikan Tidak Mematikan Rencana Pabrik di Indonesia
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Besok
Serangan Siber Bikin...
Serangan Siber Bikin Jaguar Lumpuh 5 Minggu! Rugi Rp3,9 Triliun, Proyeksi Masa Depan Ambyar Rp50 Triliun!
10 Perusahaan Mobil...
10 Perusahaan Mobil Terbesar di Dunia, Pendapatannya Tembus Rp5.179 Triliun
Rekomendasi
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
Berita Terkini
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved