Pro Mobil Listrik, Perlukah Joe Biden Tinggalkan Cadillac One, Jika Jadi Presiden?

Rabu, 04 November 2020 - 10:14 WIB
loading...
A A A
Dari segi emisi yang dikeluarkan, Cadillac One ibarat monster polusi berjalan. Beratnya saja hampir 9 ton karena telah dilengkapi dengan spesifikasi keamanan tingkat tinggi seperti kaca anti peluru, badan mobil anti serangan senjata mesin dan granat, hingga sistem pertahanan diri yang komprehensif.

Saking beratnya wajar jika mesin V8 Duramax dengan kapasitas silinder 6,6 liter itu kewalahan. Situs Car Guide menyebutkan konsumsi bahan bakar mobil itu bahkan adalah 63,5 liter per 100 kilometer. Artinya untuk jarak sekitar 600 meter saja mobil itu menghabisan 1 liter bahan bakar. Bayangkan jika Joe Biden menjadi presiden dan terus menggunakan mobil kenegaraan itu. Tentu kontras dengan keinginannya membuat lingkungan yang lebih bersih dan memajukan industri otomotif Amerika Serikat.

Pro Mobil Listrik, Perlukah Joe Biden Tinggalkan Cadillac One, Jika Jadi Presiden?


Dan mengganti mobil kenegaraan bukanlah hal yang sangat sakral. Agar selaras dengan pernyatannya sudah semestinya Joe Biden mengganti Cadillac One dengan mobil listrik. Lagipula, saat ini banyak pemimpin negara di dunia yang mengganti mobil kenegaraan mereka dengan mobil listrik. Yang terakhir adalah Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern yang sekarang menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq sebagai mobil negara.

Dan untuk bicara spesifikasi mobil listrik yang memiliki standar keamanan tinggi Tesla sudah memiliki teknologinya dengan menjadikan Tesla Cybertruck tidak mudah ditembus peluru dan granat. Apalagi adalah hal yang mudah bagi pemerintah Amerika memodifikasi mobil listrik sedemikian rupa untuk jadi lebih tangguh dan aman jika Joe Biden memang terpiih sebagai presiden baru Amerika Serikat. Tentunya itu akan semakin sempurna ketika dia mengkonversiChevrolet Corvette C2 kesayanganya jadi mobil listrik.(Baca juga : Elon Musk Akui Ada Perubahan Desain Tesla Cybertruck )
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Berita Terkini
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Infografis
Presiden Joe Biden Mundur...
Presiden Joe Biden Mundur dari Pilpres Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved