Hidupkan Lamborghini Countach , Bermacam Merek Mobil Dikawinkan

Minggu, 08 November 2020 - 11:56 WIB
loading...
Hidupkan Lamborghini...
Lamborghini Countach . FOTO/IST
A A A
MILAN - Lamborghini Countach adalah salah satu supercar paling ikonik di tahun 1980-an. Namun, cukup sulit ditemukan di pasar saat ini.

Seperti dilansir dari Carbuzz seorang aktor Thailand dan pembawa acara TV, Beam telah membuat mesin Lamborghini Countach-nya sendiri. Baca Juga: Speed, IQ, Power Senjata Perusak Zhang Zhilei Raksasa Raja KO China

Sungguh menakjubkan mengetahui komponen yang digunakan dalam pembuatan supercar.

Saluran YouTube CB menemukan pria yang terlibat dalam mengungkapkan lebih banyak detail mengenai desain Countach Frankenstein. Baca Juga: Kalahkan Jones jr, Mike Tyson Senang Hati Trilogi Lawan Holyfield

Tak heran jika mesin supercar ini menggunakan sasis penggerak roda depan Hyundai yang dimodifikasi hingga bisa menggunakan mesin twin turbo V8.

Lebih tepatnya, Lamborghini Countach ini mendapat layanan mesin Toyota UZ 4.0 liter V8 yang menghasilkan Lexus LS 400 dengan tambahan dua turbo.

Selain itu, tidak lagi menggunakan penggerak roda depan tetapi dimodifikasi dengan transmisi manual Subaru dan sistem suspensi dari Nissan Skyline GT-R R32.

Replika Lamborghini Countach ini mendapat sentuhan grafis retro Marlboro yang digunakan oleh mesin F1 untuk lebih menonjolkan sisi sporty dari mesin tersebut.

Namun, selama test drive Lamborghini Coutach, dua kali mesin bagian depan menghadapi masalah suspensi.

Itu bukanlah replika mesin Beam yang pertama, karena memiliki koleksi lain seperti Porsche 550 Spider yang dikembangkan menggunakan sasis Volkswagen Beetle dengan servis mesin 1,6 liter.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved