Mau Beli Pikap Listrik Tesla Cybertruck? Siapkan Rp1,8 Miliar Sekarang, Karena Indennya Sampai 2022!

Selasa, 10 November 2020 - 10:45 WIB
loading...
Mau Beli Pikap Listrik...
Prestige Image Motorcars sudah membuka pemesanan Tesla Cybertruck. Hingga saat ini sudah lebih dari 5 orang Indonesia yang sudah melakukan pre-order.
A A A
JAKARTA - Cybertruck, truk listrik buatan Tesla, sudah bisa dibeli di Indonesia. Harganya mulai Rp1,8 miliar. Konsumen bisa melakukan kustomisasi warna dan motor yang digunakan. Pemesanan sudah dibuka sekarang, sementara unit baru akan diboyong ke Indonesia pada 2022 mendatang. BACA JUGA : Starlink (Internet Satelit SpaceX) dan Starling (Starbucks Keliling) Punya Kesamaan: Sama-Sama Ada di Mana-Mana!

”Beberapa konsumen yang memesan sudah melakukan down payment (DP) untuk pemesanan Tesla Cybertruck,” ujar Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim saat dihubungi Sindonews lewat pesan instant.

Rudy memang tidak menyebut pasti berapa jumlah pemesanan yang masuk. ”Yang pasti di atas 5 unit,” bebernya.

Konsumen yang punya uang dan memesan sekarang pun, tidak bisa langsung mendapatkan unitnya. Sebab, harus melakukan pre-order terlebih dulu. Paling cepat, menurut Rudy, unit Tesla Cybertruck akan datang ke Indonesia pada 2022 mendatang. Artinya, mereka harus menunggu hingga satu tahun.

Mau Beli Pikap Listrik Tesla Cybertruck? Siapkan Rp1,8 Miliar Sekarang, Karena Indennya Sampai 2022!

Dan itu sebenarnya terbilang sangat cepat. Sebab, konsumen yang sudah melakukan pemesanan sejak Cybertruck pertama dikenalkan pada November 2019 silam pun baru bisa mengendarai truk tersebut pada akhir 2021.

CEO Tesla Elon Musk tidak menyebut pasti berapa jumlah pemesanan Cybertruck yang masuk. Namun, diperkirakan ada di angka 200.000 unit. Padahal memang beberapa hari setelah mengumumkan Cybertruck, Elon mengatakan bahwa jumlah pre-order truk itu sudah tembus 250.000.

BACA JUGA: Widih, Gojek Jadikan Driver-nya Iklan Berjalan lewat Layanan GoScreen

Namun, dalam wawancara dengan Automotive News pada Agustus 2020, Elon hanya mengatakan jumlah pemesanan sekarang “di atas 200.000 unit”. Bisa jadi memang banyak konsumen yang melakukan pembatalan.

Tiga Pilihan Motor, Tiga Pilihan Warna
Mau Beli Pikap Listrik Tesla Cybertruck? Siapkan Rp1,8 Miliar Sekarang, Karena Indennya Sampai 2022!

Konsumen bisa diberikan beberapa opsi untuk membeli Cybertruck. Pertama, dari sisi motor listriknya. Yang termurah Single Motor RWD, lalu Dual Motor AWD, dan termahal Tri Motor AWD.

Versi Cybertruck bermotor tunggal dan ganda akan selesai diproduksi pada akhir 2021. Sedangkan versi tiga motor dan baterai yang lebih besar baru direncanakan selesai di akhir 2022.

Dari data pemesanan awal, Elon menyebut bahwa 42% pemesan memilih versi Dual Motor, 41% memilih Tri Motor AWD, dan hanya 17% yang memilih versi termurah Cybertruck bermotor tunggal.

Adapun warna yang bisa dipilih adalah abu-abu, hitam, dan putih.

Perubahan Desain
Mau Beli Pikap Listrik Tesla Cybertruck? Siapkan Rp1,8 Miliar Sekarang, Karena Indennya Sampai 2022!

Cybertruck yang menggunakan tenaga listrik murni itu pertama dikenalkan di November 2019 dengan desain yang sangat unik. Bentuknya runcing dan tajam, benar-benar berbeda dengan desain mobil yang ada.

Namun, Elon Musk juga menyebut bahwa akan ada beberapa perbaikan dari Cybertruck dibanding versi awal saat dikenalkan. Meski, ia tidak menyebut secara spesifik apa yang berubah.

Banyak yang menyebut desain Cybertruck dianggap tidak “ramah pejalan kaki” karena sudut-sudutnya yang tajam.

Kehadiran Cybertruck sendiri juga memicu tren truk bertenaga listrik di Amerika. Sebab, banyak pabrikan yag lantas mengenalkan versi listrik truk yang berbeda. Mulai dari Rivian, Lordstown, Fisker, Ford dan Nikola. Namun, belum ada satupun yang menyapa pasar.

Di negara-negara seperti Amerika, Kanada, dan Australia, truk pikap memang sangat populer. Sebab, jalanan di negara-negara itu memang lebar-lebar. Tapi, di negara Asia dan Eropa, termasuk di Indonesia yang jalanannya kecil-kecil, mobil pikap lebih populer sebagai armada transportasi atau kendaraan niaga.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Kemudikan Tesla Cybertruck ke Dalam Danau
Tesla Kembali Rebut...
Tesla Kembali Rebut Posisinya sebagai Mobil Listrik Nomor 1
Tesla dan SpaceX Siap...
Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar
Tesla Mendaftarkan Merek...
Tesla Mendaftarkan Merek Baru, Disinyalir Roadster Generasi Kedua
Mengapa China Melarang...
Mengapa China Melarang Gagang Pintu Tersembunyi di 2027?
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Kekayaan Elon Musk Tembus...
Kekayaan Elon Musk Tembus Rp11.620 Triliun, Resmi Lebih Kaya dari Negara Belgia dan Argentina
Elon Musk Siap Mengendalikan...
Elon Musk Siap Mengendalikan Pasukan Robot Tesla
Rekomendasi
Aldi Taher Semprot Baskara...
Aldi Taher Semprot Baskara Putra usai Sebut Kameramen 'Tolol', Tantang Debat Terbuka
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Berita Terkini
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved