Survei Konsumen Membuktikan, Kualitas Tesla Sangat Buruk Dibanding Mobil Buatan Jepang
Jum'at, 20 November 2020 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
Metode survei Consumer Report dilakukan dengan meneliti seluruh model mobil yang diproduksi pada 2000-2020. Total ada 300.000 nama mobil yang kemudian mereka kirimkan kepada responden yang juga merupakan pengguna sebagian besar dari mobil yang ada dalam survei. Setiap responden nantinya memberikan penilaian dari pengalaman yang mereka rasakan dari mobil-mobil tersebut.
Dari situlah mobil-mobil buatan Jepang ternyata memiliki kualitas produksi yang bisa diandalkan. Kontras dengan mobil buatan Tesla yang ternyata memiliki banyak masalah dari segi produksi. (Baca juga : Sadis, Ingin Pecahkan Rekor Pria Australia Coba Tarik 16 Mobil )
Paling banyak yang dikeluhkan oleh konsumen Tesla sangat bervariatif mulai dari kualitas cat yang kurang baik hingga pemasangan body panel yang tidak sempurna. "Saya sangat terkejut karena untuk hal standar seperti cat saja produk Tesla sangat tidak memuaskan. Sulit membayangkan konsumen membayar uang dengan jumlah yang besar dan mendapatkan kualitas produk yang tidak begitu baik. Saya memang yakin hal ini akan teratasi seiring waktu," ujar Jake Fischer, Director of Auto Testing Consumer Reports.
Sebelumnya kualitas produksi Tesla memang kerap dipertanyakan. Beberapa kasus pernah terjadi mulai atap Tesla Model Y yang mudah lepas hingga bagasi Tesla Model 3 yang gampang copot di saat hujan deras. Kualitas yang buruk ini sangat kontras jika dibandingkan dengan harga mobil yang mencapai miliaran rupiah.
Dari situlah mobil-mobil buatan Jepang ternyata memiliki kualitas produksi yang bisa diandalkan. Kontras dengan mobil buatan Tesla yang ternyata memiliki banyak masalah dari segi produksi. (Baca juga : Sadis, Ingin Pecahkan Rekor Pria Australia Coba Tarik 16 Mobil )
Paling banyak yang dikeluhkan oleh konsumen Tesla sangat bervariatif mulai dari kualitas cat yang kurang baik hingga pemasangan body panel yang tidak sempurna. "Saya sangat terkejut karena untuk hal standar seperti cat saja produk Tesla sangat tidak memuaskan. Sulit membayangkan konsumen membayar uang dengan jumlah yang besar dan mendapatkan kualitas produk yang tidak begitu baik. Saya memang yakin hal ini akan teratasi seiring waktu," ujar Jake Fischer, Director of Auto Testing Consumer Reports.
Sebelumnya kualitas produksi Tesla memang kerap dipertanyakan. Beberapa kasus pernah terjadi mulai atap Tesla Model Y yang mudah lepas hingga bagasi Tesla Model 3 yang gampang copot di saat hujan deras. Kualitas yang buruk ini sangat kontras jika dibandingkan dengan harga mobil yang mencapai miliaran rupiah.
(wsb)
Lihat Juga :