Kompetisi Dua Jagoan Skutik Retro di Pasar Indonesia
Jum'at, 04 Desember 2020 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Fino memang menggendong mesin lebih besar dibandingkan Scoopy. Yamaha mengandalkan mesin blue core 125 cc berpendingin udara. Lewat transmisi otomatisnya, motor ini dapat menghasilkan 7,0 kW / 8000 rpm dan torsi 9,6 Nm / 5500 rpm.
""Di kelas 125 itu penjualannya hampir merata karena tidak melihat siapa yang paling tinggi, setiap produk kita sesuaikan dengan karakter konsumennya," tambah Anton.
Lebih lanjut, Anton menjelaskan, awal kehadiran Fino sebenarnya ditargetkan untuk menyasar segmen wanita. Tetapi belakangan ini tak sedikit pria yang juga mengendari Fino. Penggemar Fino di Indonesia saat ini juga diklaim masih banyak.
"Area-area tertentu Fino itu menjadi primadona, contohnya Indonesia Timur itu cukup menjadi primadona dengan desain style-nya Fino," tandasnya.
""Di kelas 125 itu penjualannya hampir merata karena tidak melihat siapa yang paling tinggi, setiap produk kita sesuaikan dengan karakter konsumennya," tambah Anton.
Lebih lanjut, Anton menjelaskan, awal kehadiran Fino sebenarnya ditargetkan untuk menyasar segmen wanita. Tetapi belakangan ini tak sedikit pria yang juga mengendari Fino. Penggemar Fino di Indonesia saat ini juga diklaim masih banyak.
"Area-area tertentu Fino itu menjadi primadona, contohnya Indonesia Timur itu cukup menjadi primadona dengan desain style-nya Fino," tandasnya.
(wbs)
Lihat Juga :