Pabrikan Ramai-ramai Bakar Uang Buat Mengalahkan Tesla

Sabtu, 05 Desember 2020 - 06:18 WIB
loading...
Pabrikan Ramai-ramai...
Audi e-Tron dan Tesla saling bersaing di pasar mobil listrik SUV. Audi berencana memenuhi pasar mobil listrik pada 2025. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Sejumlah pabrikan otomotif dunia ramai-ramai membakar uang untuk mengalahkan Tesla. Tidak main-main jumlah yang mereka keluarkan sangat fantastis untuk menjadi penguasa mobil listrik. Baru-baru ini yang mengumumkan investasi mobil listrik dalam jumlah besar adalah Audi. Merek mobil yang ada dalam grup Volkswagen itu menginvestasikan uang sebesar USD12 juta atau setara Rp166,6 triliun. Dana sebesar itu diharapkan mampu mengakselerasi Audi dalam memproduksi mobil listrik.

Perusahaan mobil yang berbasis di Ingolstadt, Jerman itu berharap pada 2025 mobil-mobil listrik mereka akan mampu mendominasi pasar mobil listrik. "Pada 2025 portofolio mobil yang kami buat akan mencapai 30 model dimana 20 model itu adalah mobil listrik," tulis keterangan resmi Audi baru-baru ini. (Baca juga : Mobil Listrik Nissan Leaf Telah Berhasil Terjual 500.000 Unit )

Audi sendiri menamakan misi ini dengan nama yang khusus yakni Artemis Project. Di mitologi Yunani Artemis dikenal sebagai dewa pemburu. Dalam hal ini Audi memang memburu Tesla untuk segera dikalahkan.

Namun Audi tidak boleh jumawa dulu. Pasalnya Audi tidak sendiri dalam membakar uang. Sebelumnya, General Motors (GM) melalui CEO GM Mary Barra juga memiliki rencana yang sama. Pada 2030, Mary Barra memaksa pabrik-pabrik GM memproduksi sebanyak 30 mobil listrik. Dana yang disiapkan GM bahkan dua kali lipat dari dana yang siap dibakar Audi yakni USD27 miliar yakni setara Rp378,2 triliun.

Mary Barra mengatakan nantinya mobil-mobil listrik buatan General Motors akan mengisi segmen mobil listrik dengan harga USD30.000 (Rp420,2 juta) hingga USD100.000 (Rp1,4 miliar). "Kami menginginkan semua orang bisa merasakan mobil listrik," ujar Mary Barra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Berita Terkini
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved