Mercedes-Benz G-Class Menolak Mati, Capai Produksi 400.000 Unit
Minggu, 06 Desember 2020 - 09:10 WIB
loading...
Usia Mercedes-Benz G-Class telah mencapai empat dekade. Mobil ini ke depannya akan hadir dalam versi listrik agar tak tergilas zaman. Foto / IST
A
A
A
AUSTRIA - Mercedes-Benz G-Class menolak mati dengan berhenti produksi. Baru-baru ini Mercedes-Benz merayakan capaian fenomenal Mercedes-Benz G-Class yang telah sukses diproduksi sebanyak 400.000 unit. Untuk merayakan prestasi khusus itu Mercedes-Benz menyelenggarakan acara spesial di pabrik Mercedes-Benz G-Class dibuat di Magna Steyr, Austria.
"Kami sangat bangga telah berhasil membuat 400.000 mobil offroad ini. Kami berterimakasih pada kustomer setia dan penggemar kami serta juga karyawan kami," ucap Dr Emmerich Shicller, Head of Mercedes-Benz Off-road Vehicles Division.
"Kami akan segera membuat membuka halaman baru untuk cerita sukses ini. Kami akan membuat mobil ini jadi mobil listrik sehingga tidak lagi memiliki emisi dan tidak tergilas zaman," sambungnya lagi. (Baca juga : United Akan Luncurkan Skutik Listrik dengan Harga Rp24,5 Juta )
![Mercedes-Benz G-Class Menolak Mati, Capai Produksi 400.000 Unit]()
Mercedes-Benz G-Class diketahui pertama kali dibuat pada 1979. Kelahiran mobil berjuluk G-Wagen (Geländewagen) tersebut bermula dari saran Shah Iran kepada Mercedes (saat itu merupakan salah satu pemegang saham) untuk membuat sebuah SUV guna kebutuhan militer pada tahun 1969. Ide tersebut kemudian diimplementasikan oleh Daimler-Benz AG dan Steyr-Daimler-Puch AG (kini menjadi Magna Steyr) yang sepakat untuk membangun mobil lintas medan yang tangguh. Proyek pengembangan pun dimulai pada tahun 1971.
Versi produksi dari G-Wagen pun lahir dari fasilitas manufaktur Steyr di Graz-Thondorf, Austria pada tahun 1979 sebagai model 460 dan terdiri dari dua versi wheelbase (2.400 dan 2.850 mm). Seiring perkembangan G-Wagen dari masa ke masa, SUV yang khas dengan bentuk body kotak ini tak hanya digunakan sebagai kendaraan militer dan dinas khusus, namun juga sangat diminati kalangan sipil.
"Kami sangat bangga telah berhasil membuat 400.000 mobil offroad ini. Kami berterimakasih pada kustomer setia dan penggemar kami serta juga karyawan kami," ucap Dr Emmerich Shicller, Head of Mercedes-Benz Off-road Vehicles Division.
"Kami akan segera membuat membuka halaman baru untuk cerita sukses ini. Kami akan membuat mobil ini jadi mobil listrik sehingga tidak lagi memiliki emisi dan tidak tergilas zaman," sambungnya lagi. (Baca juga : United Akan Luncurkan Skutik Listrik dengan Harga Rp24,5 Juta )

Mercedes-Benz G-Class diketahui pertama kali dibuat pada 1979. Kelahiran mobil berjuluk G-Wagen (Geländewagen) tersebut bermula dari saran Shah Iran kepada Mercedes (saat itu merupakan salah satu pemegang saham) untuk membuat sebuah SUV guna kebutuhan militer pada tahun 1969. Ide tersebut kemudian diimplementasikan oleh Daimler-Benz AG dan Steyr-Daimler-Puch AG (kini menjadi Magna Steyr) yang sepakat untuk membangun mobil lintas medan yang tangguh. Proyek pengembangan pun dimulai pada tahun 1971.
Versi produksi dari G-Wagen pun lahir dari fasilitas manufaktur Steyr di Graz-Thondorf, Austria pada tahun 1979 sebagai model 460 dan terdiri dari dua versi wheelbase (2.400 dan 2.850 mm). Seiring perkembangan G-Wagen dari masa ke masa, SUV yang khas dengan bentuk body kotak ini tak hanya digunakan sebagai kendaraan militer dan dinas khusus, namun juga sangat diminati kalangan sipil.
Lihat Juga :