Ingin Tamasya di Tahun Baru, MPV dan LCGC Seken Jadi Buruan Konsumen
Sabtu, 26 Desember 2020 - 23:57 WIB
loading...
MPV dan LCGC menjadi kendaraan seken yang paling diminati konsumen Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - Di penghujung 2020, sejumlah dealer mobil bekas di Jakarta, kembali 'ngegas' agar tahun ini penjualannya sesuai target. Salah satu strateginya adalah mengurangi harga jual mobil bekas hingga 50 persen.
Penjual mobil bekas Jaya Car Depok, Syamsir Anis mengatakan, setelah harga-harga mobil bekas jualannya diturunkan, konsumen mulai berdatangan.
![Ingin Tamasya di Tahun Baru, MPV dan LCGC Seken Jadi Buruan Konsumen]()
"Kami pancing konsumen dengan potongan harga hingga 50 persen. Pembeli langsung meningkat hanya dalam hitungan hari," katanya.
Dalam waktu satu bulan (November), Syamsir berhasil menjual mobil bekas sebanyak 10 unit. Berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang hanya mencapai 2-3 unit.
"Kalau November lalu saya bisa menjual sampai 10 unit, lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya yang hanya 2-3 unit. Ya karena harga mobilnya bisa di bawah Rp100 juta," katanya.
BACA JUGA: Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2
Syamsir menambahkan, mobil bekas yang paling banyak diburu konsumen datang dari segmen LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) dan LCGC (Low Cost Green Car). Keduanya memang dikenal sebagai backbone penjualan mobil di Tanah Air.
"Kebanyakan mobil Jepang. Paling banyak LMPV seperti Avanza, Xenia dan XPander. Ada juga yang nyari LCGC macam Calya, Sigra, Agya dan Ayla," ia menuturkan.
Menurut Syamsir, rata-rata mereka membeli mobil di akhir tahun ini selain harganya murah, bisa digunakan untuk libur panjang Natal dan Tahun Baru.
BACA JUGA: Cantiknya The Sero, TV 43 Inci yang Layarnya Bisa Berputar
"Selain banyak promo diskon, mereka beli mobil untuk jalan-jalan dengan keluarga keluar kota. Liburan Natal dan Tahun Baru," ujar Syamsir.
Penjual mobil bekas Jaya Car Depok, Syamsir Anis mengatakan, setelah harga-harga mobil bekas jualannya diturunkan, konsumen mulai berdatangan.
"Kami pancing konsumen dengan potongan harga hingga 50 persen. Pembeli langsung meningkat hanya dalam hitungan hari," katanya.
Dalam waktu satu bulan (November), Syamsir berhasil menjual mobil bekas sebanyak 10 unit. Berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang hanya mencapai 2-3 unit.
"Kalau November lalu saya bisa menjual sampai 10 unit, lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya yang hanya 2-3 unit. Ya karena harga mobilnya bisa di bawah Rp100 juta," katanya.
BACA JUGA: Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2
Syamsir menambahkan, mobil bekas yang paling banyak diburu konsumen datang dari segmen LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) dan LCGC (Low Cost Green Car). Keduanya memang dikenal sebagai backbone penjualan mobil di Tanah Air.
"Kebanyakan mobil Jepang. Paling banyak LMPV seperti Avanza, Xenia dan XPander. Ada juga yang nyari LCGC macam Calya, Sigra, Agya dan Ayla," ia menuturkan.
Menurut Syamsir, rata-rata mereka membeli mobil di akhir tahun ini selain harganya murah, bisa digunakan untuk libur panjang Natal dan Tahun Baru.
BACA JUGA: Cantiknya The Sero, TV 43 Inci yang Layarnya Bisa Berputar
"Selain banyak promo diskon, mereka beli mobil untuk jalan-jalan dengan keluarga keluar kota. Liburan Natal dan Tahun Baru," ujar Syamsir.
(dan)
Lihat Juga :