Tragedi Keluarga Tinggal di Proton Saga Tua Gegerkan Malaysia

Minggu, 27 Desember 2020 - 07:42 WIB
loading...
Tragedi Keluarga Tinggal di Proton Saga Tua Gegerkan Malaysia
Ganesh Sounderajaj bersama keluarganya bertahan hidup di Proton Saga Aeroback tua selama delapan bulan. Foto/IST
PENANG - Keluarga Ganesh Soundarajah, warga Penang, Malaysia, terpaksa tinggal di mobil Proton Saga Aeroback tua akibat rumahnya terbakar pada April lalu. Kehilangan rumah membuat Ganesh, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga sekolah itu terpaksa membawa istri dan ketiga anaknya tinggal di mobil tua Proton Saga Aeroback, satu-satunya harta yang tersisa. (Baca juga : Ingin Kuasai Rusia, Hyundai Beli Pabrik General Motors Rusia )

Berbekal pakaian seadanya yang tidak terbakar, Ganesh dan keluarganya mencoba bertahan hidup dengan seadanya. Kelimanya berdesak-desakan di dalam mobil sedan tua itu guna berlindung dari panasnya matahari dan dinginnya malam. Tidak jarang Ganesh, sebagai kepala keluarga, justru tidur di luar mobil agar ketiga anaknya bisa istirahat dengan nyaman. Meski pun sulit karena terpaksa berhimpitan dengan barang-barang lain yang tersisa dari rumah Ganesh yang terbakar.

Tragedi Keluarga Tinggal di Proton Saga Tua Gegerkan Malaysia


Selama delapan bulan, Ganesh dan keluarganya bertahan di jalan dengan mobil tua itu. Mereka berpindah-pindah mencari lokasi parkir yang memiliki fasilitas toilet umum untuk dipakai mandi. Saat bekerja, Ganesh membawa mobil itu beserta anggota keluarganya dekat dengan lokasi sekolah yang dia jaga. Setelahnya mereka kembali hidup di jalan di Proton Saga tua itu.



"Kami selalu berkeliling mencari tempat yang pas untuk parkir dan tinggal. Kadang kita ada Jalan Sepoy Lines, Gurney Drive, Esplanade dan bahkan di depan sekolah tempat saya bekerja jika terpaksa," ujar Ganesh. (Baca juga : Klakson dan Suara Tesla Bisa Dimodifikasi Jadi Suara Kambing )

Ganesh mengaku dirinya memang tak ingin tinggal di jalan bersama keluarganya. Dia mencoba untuk mencari kontrakan hanya saja tidak ada yang sesuai dengan kemampuan gajinya. Banyak sewa kontrak butuh biaya 800 Ringgit hingga 900 Ringgit atau setara Rp2,7 juta hingga Rp3,12 juta per bulan. Sementara gaji Ganesh sebagai penjaga sekolah hanya 1.200 Ringgit atau setara Rp4,16 juta. "Seluruh gaji saya itu saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari anak saya dan popok buat yang paling kecil," ucap Ganesh sedih.

Dia juga telah mencoba untuk menggunakan fasilitas flat untuk orang tidak mampu yang diberikan pemerintah Malaysia. Lewat program itu dia bisa mencicil flat tersebut 90 Ringgit atau setara Rp312.714 per bulan. Hanya saja hingga kini belum mendapat jawaban dari Kementerian Perumahan Malaysia. Alhasil mau tidak mau Ganesh dan keluarganya terus tingal di jalan dengan mobil tua Proton Saga.



Sementara istri Ganesh, Prameswari mengaku tidak pernah bersedih dengan apa yang mereka alami. Dia tidak pernah keberatan harus tinggal berdesakan di dalam mobil. Dia hanya merasa sedih ketika melihat anak-anaknya kelaparan karena hampir setiap hari mereka hanya memakan roti atau snack kecil untuk bertahan hidup. "Saya tidak keberatan jika harus menahan lapr. Saya hanya sedih ketika melihat anak-anak saya yang masih kecil kelaparan dan bingung mau melakukan apa," ucap Prameswari.
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda
OTO UPDATE