Volkswagen Buat Robot Pengisi Ulang Baterai Mobil Listrik
Rabu, 30 Desember 2020 - 10:06 WIB
loading...
Robot buatan Volkswagen dapat mengisi ulang baterai mobil listrik tanpa bantuan manusia. Foto/IST
A
A
A
WOLFSBURG - Volkswagen benar-benar siap berperang dalam persaingan mobil listrik. Selain menghamburkan ribuan triliun rupiah untuk produksi mobil listrik baru dan pengadaan infrastruktur pendukung mobil listrik, kali ini perusahaan mobil asal Jerman itu merilis sebuah konsep stasiun pengisian listrik ulang berjalan. (Baca juga : Sorry Corona, Toyota Tetap Pecahkan Rekor Produksi Tahun Ini )
Bentuk stasiun pengisian listrik ulang berjalan itu cukup unik karena berbentuk robot. Bentuknya hampir mirip dengan robot-robot yang ada di film Star Wars. Satu robot itu sendiri memiliki kapasitas energi listrik 25 kWh dan dapat mengisi baterai listrik hingga 50 kW.
"Ketersediaan infrastruktur yang dapat ditemukan dimana-mana merupakan kunci keberhasilan mobilitas listrik. Robot pengisian daya kami hanyalah salah satu dari beberapa pendekatan, tetapi tidak diragukan lagi merupakan salah satu yang paling visioner," ujar Thomas Schmall, CEO of Volkswagen Group Components.
Thomas Schmall melanjutkan ide dari pembuatan robot itu berangkat dari keprihatinan akan sulitnya pemilik mobil listrik yang tinggal di apartemen dalam mengisi ulang mobil mereka. Selain itu juga bagi para pemilik mobil listrik yang lokasi tinggalnya tidak terdapat stasiun pengisian kendaraan listrik ulang. (Baca juga : Akhirnya, Nissan Bertobat dan Siap Belajar dari Kesalahan )
Bentuk stasiun pengisian listrik ulang berjalan itu cukup unik karena berbentuk robot. Bentuknya hampir mirip dengan robot-robot yang ada di film Star Wars. Satu robot itu sendiri memiliki kapasitas energi listrik 25 kWh dan dapat mengisi baterai listrik hingga 50 kW.
"Ketersediaan infrastruktur yang dapat ditemukan dimana-mana merupakan kunci keberhasilan mobilitas listrik. Robot pengisian daya kami hanyalah salah satu dari beberapa pendekatan, tetapi tidak diragukan lagi merupakan salah satu yang paling visioner," ujar Thomas Schmall, CEO of Volkswagen Group Components.
Thomas Schmall melanjutkan ide dari pembuatan robot itu berangkat dari keprihatinan akan sulitnya pemilik mobil listrik yang tinggal di apartemen dalam mengisi ulang mobil mereka. Selain itu juga bagi para pemilik mobil listrik yang lokasi tinggalnya tidak terdapat stasiun pengisian kendaraan listrik ulang. (Baca juga : Akhirnya, Nissan Bertobat dan Siap Belajar dari Kesalahan )
Lihat Juga :