Setelah 5 Tahun, Volkswagen Didenda Rp279,1 M Gara-Gara Kasus Emisi
Jum'at, 29 Januari 2021 - 15:05 WIB
loading...
Pengadilan Madrid akhirnya membuktikan Volkswagen terlibat dalam praktik bisnis anti-persaingan.
A
A
A
SPANYOL - Kasus kecurangan emisi yang menimpa Volkswagen (VW) sepertinya belum usai. Kali ini, pabrikan asal Jerman itu harus membayar ganti rugi sebesar Rp279,1 miliar kepada konsumen Spanyol yang membeli mobil VW dengan perangkat emisi tersebut.
Perwakilan dari Volkswagen mengatakan akan melakukan upaya banding terhadap keputusan itu. Sementara dari kelompok konsumen menyebut VW harus membayar Rp51,4 juta sebagai ganti rugi.
BACA JUGA: Kasus Eiger, YouTuber Bang Koboi: Sudah Besar Jangan Sombong!
"Setelah lima tahun, pengadilan Madrid akhirnya membuktikan Volkswagen terlibat dalam praktik bisnis anti-persaingan dan memerintahkan produsen mobil itu untuk membayar Rp51,4 juta sebagai ganti rugi kepada anggota OCU yang terkena dampak,".
Di satu sisi, VW sebenarnya sudah mengakui kesalahannya pada 2015 yakni menggunakan perangkat lunak ilegal untuk menghasilkan data palsu pengujian mesin diesel di Amerika Serikat. Akibatnya, VW harus mengeluarkan biaya lebih dari USD30 miliar untuk perbaikan kendaraan, denda, dan lainnya.
BACA JUGA: Viral Eiger: Ketika Brand Menyerang Ulasan Positif Pengguna di YouTube
Selain di Spanyol, VW juga harus membayar kompensasi kepada pemilik kendaraan dengan mesin diesel yang dicurangi di Jerman dan konsumen yang berada di Amerika Serikat pada 2016.
Perwakilan dari Volkswagen mengatakan akan melakukan upaya banding terhadap keputusan itu. Sementara dari kelompok konsumen menyebut VW harus membayar Rp51,4 juta sebagai ganti rugi.
BACA JUGA: Kasus Eiger, YouTuber Bang Koboi: Sudah Besar Jangan Sombong!
"Setelah lima tahun, pengadilan Madrid akhirnya membuktikan Volkswagen terlibat dalam praktik bisnis anti-persaingan dan memerintahkan produsen mobil itu untuk membayar Rp51,4 juta sebagai ganti rugi kepada anggota OCU yang terkena dampak,".
Di satu sisi, VW sebenarnya sudah mengakui kesalahannya pada 2015 yakni menggunakan perangkat lunak ilegal untuk menghasilkan data palsu pengujian mesin diesel di Amerika Serikat. Akibatnya, VW harus mengeluarkan biaya lebih dari USD30 miliar untuk perbaikan kendaraan, denda, dan lainnya.
BACA JUGA: Viral Eiger: Ketika Brand Menyerang Ulasan Positif Pengguna di YouTube
Selain di Spanyol, VW juga harus membayar kompensasi kepada pemilik kendaraan dengan mesin diesel yang dicurangi di Jerman dan konsumen yang berada di Amerika Serikat pada 2016.
(dan)
Lihat Juga :