Harga Mobil Bekas di Awal 2021 dan Perubahan Tren dari Konsumen
Selasa, 09 Februari 2021 - 19:34 WIB
loading...
Ilustrasi jajaran mobil bekas. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 sepertinya menciptakan alasan baru bagi konsumen untuk membeli kendaraan, khususnya roda empat. Andi Supriadi, pemilik toko jual-beli mobil bekas , Jordy Mobil di MGK Kemayoran, Jakarta, juga melihat hal tersebut.
Menurut Andi, selama pandemik orang lebih bisa menyimpan uangnya karena berbagai keterbatasan. Selain itu, untuk bertamasya atau jalan-jalan keluar kota juga belum memungkinkan.
BACA JUGA - Menyebar di 28 Negara, Varian Afsel Bikin Vaksinasi COVID-19 Jadi Sia-Sia
Di sisi lain, kendaraan umum bukanlah pilihan di tengah situasi saat ini. Akhirnya, orang pun cenderung membelanjakan uangnya untuk membeli mobil, bekas ataupun baru.
Sepanjang 2021, Andi telah berhasil 9 unit mobil bekas . 5 unit pada Januari, dan 4 unit selama Februari ini. Andi merasakan peningkatan penjualan di tahun ini. Peningkatan sebenarnya sudah terjadi sejak November tahun lalu.
Menurutnya, mobil bekas memiliki segmen yang berbeda dibandingkan mobil baru. Ia pun optimis dengan penjualan mobil bekas di sepanjang tahun ini.
"Saya optimis dengan kondisi ke depan. Tapi kalau PSBB (diterapkan kembali) pasti rusak lagi harganya," jelas Andi, kepada MNC Portal, Selasa (9/2/2021).
Menurut Andi, selama pandemik orang lebih bisa menyimpan uangnya karena berbagai keterbatasan. Selain itu, untuk bertamasya atau jalan-jalan keluar kota juga belum memungkinkan.
BACA JUGA - Menyebar di 28 Negara, Varian Afsel Bikin Vaksinasi COVID-19 Jadi Sia-Sia
Di sisi lain, kendaraan umum bukanlah pilihan di tengah situasi saat ini. Akhirnya, orang pun cenderung membelanjakan uangnya untuk membeli mobil, bekas ataupun baru.
Sepanjang 2021, Andi telah berhasil 9 unit mobil bekas . 5 unit pada Januari, dan 4 unit selama Februari ini. Andi merasakan peningkatan penjualan di tahun ini. Peningkatan sebenarnya sudah terjadi sejak November tahun lalu.
Menurutnya, mobil bekas memiliki segmen yang berbeda dibandingkan mobil baru. Ia pun optimis dengan penjualan mobil bekas di sepanjang tahun ini.
"Saya optimis dengan kondisi ke depan. Tapi kalau PSBB (diterapkan kembali) pasti rusak lagi harganya," jelas Andi, kepada MNC Portal, Selasa (9/2/2021).
Lihat Juga :