5 Cara Aman Perlakukan Mobil Matic Saat Banjir Tanpa Mogok
Selasa, 09 Februari 2021 - 22:17 WIB
loading...
Ilustrasi banjir di Jakarta . FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Saat ini intensitas hujan begitu tinggi, banjir pun sering terjadi. Hal ini membuat semua orang harus waspada, termasuk orang yang sedang berkendara. Karena kesibukan dan urusan mendesak, membuat mereka terpaksa tetap berkendara dan melewati genangan air atau menerobos banjir.
Pada kondisi ini, Sahabat tentu harus tetap memperhatikan beberapa hal, baik ketika akan berkendara maupun setelah berkendara di tengah banjir. Berikut merupakan cara mengendarai mobil matic saat banjir yang harus Sahabat ketahui.
BACA JUGA - Menyebar di 28 Negara, Varian Afsel Bikin Vaksinasi COVID-19 Jadi Sia-Sia
1. Pastikan saluran masuk udara tidak terendam air. Jika saluran masuk udara (air inlet) ini sampai terendam, maka dapat membuat terjadinya water hammer, kondisi dimana air dapat masuk pada ruang pembakaran. Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil menjadi rusak. Pastikan ketinggian genangan air tersebut tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.
2. Gunakan Gir paling rendah (1 atau L), hal ini bertujuan agar kecepatan mobil Sahabat tetap stabil dan putaran mesin pun akan lebih bertahan. Selain itu, gas buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga air bisa tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.
Pada kondisi ini, Sahabat tentu harus tetap memperhatikan beberapa hal, baik ketika akan berkendara maupun setelah berkendara di tengah banjir. Berikut merupakan cara mengendarai mobil matic saat banjir yang harus Sahabat ketahui.
BACA JUGA - Menyebar di 28 Negara, Varian Afsel Bikin Vaksinasi COVID-19 Jadi Sia-Sia
1. Pastikan saluran masuk udara tidak terendam air. Jika saluran masuk udara (air inlet) ini sampai terendam, maka dapat membuat terjadinya water hammer, kondisi dimana air dapat masuk pada ruang pembakaran. Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil menjadi rusak. Pastikan ketinggian genangan air tersebut tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.
2. Gunakan Gir paling rendah (1 atau L), hal ini bertujuan agar kecepatan mobil Sahabat tetap stabil dan putaran mesin pun akan lebih bertahan. Selain itu, gas buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga air bisa tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.
Lihat Juga :