Peduli Warga Terdampak Gempa, PAMA Berikan Bantuan di Mamuju
Rabu, 17 Februari 2021 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu Tim juga berkoordinasi dengan pihak Pangkalan TNI AL Mamuju untuk menggunakan helikopter milik TNI agar dapat mengirim bantuan ke 2 desa terisolir, yaitu Desa Koepang dan Desa Bela.
Di Pangkalan TNI AL Mamuju, PAMA dan Nurani Astra juga melakukan serah terima bantuan kepada pihak TNI AL yang saat itu dihadiri oleh Danlatamal VI Makasar Laksamana Pertama Dr. Benny Sukandari, Wadansatgas Bencana Sulbar Kolonel Marinir Rudy S serta Danlanal Mamuju Letkol Marinir La Ode. Bantuan yang diberikan berupa tenda terpal, selimut, popok bayi dan sembako untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
BACA JUGA - Kapten Afwan 20 Detik Kendalikan Autothrottle saat SJ182 Menukik ke Laut
Yul Khaidir, CSR Officer, PT Pamapersada Nusantara, mengatakan, “Untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua tim di saat pandemi seperti ini, kami selalu mengingatkan tim untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Selama berada di lokasi bencana, tim selalu menggunakan masker dan hand sanitizer secara rutin. Kami juga melakukan rapid test antigen ke tim relawan PAMA.”
Berdasarkan data Pusat Krisis Kesehatan kemenkes per 25 Januari 2021, jumlah korban meninggal mencapai 91 jiwa, korban dengan luka berat sebanyak 227 dan luka ringan sebanyak 5.972. Sekita 47.253 jiwa juga harus mengungsi ke tenda-tenda pengungsian.
Di Pangkalan TNI AL Mamuju, PAMA dan Nurani Astra juga melakukan serah terima bantuan kepada pihak TNI AL yang saat itu dihadiri oleh Danlatamal VI Makasar Laksamana Pertama Dr. Benny Sukandari, Wadansatgas Bencana Sulbar Kolonel Marinir Rudy S serta Danlanal Mamuju Letkol Marinir La Ode. Bantuan yang diberikan berupa tenda terpal, selimut, popok bayi dan sembako untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
BACA JUGA - Kapten Afwan 20 Detik Kendalikan Autothrottle saat SJ182 Menukik ke Laut
Yul Khaidir, CSR Officer, PT Pamapersada Nusantara, mengatakan, “Untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua tim di saat pandemi seperti ini, kami selalu mengingatkan tim untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Selama berada di lokasi bencana, tim selalu menggunakan masker dan hand sanitizer secara rutin. Kami juga melakukan rapid test antigen ke tim relawan PAMA.”
Berdasarkan data Pusat Krisis Kesehatan kemenkes per 25 Januari 2021, jumlah korban meninggal mencapai 91 jiwa, korban dengan luka berat sebanyak 227 dan luka ringan sebanyak 5.972. Sekita 47.253 jiwa juga harus mengungsi ke tenda-tenda pengungsian.
(wbs)
Lihat Juga :