Ironis, Produsen Minyak Jepang Mulai Buat Mobil Listrik
Kamis, 18 Februari 2021 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Mitsubishi Outlander Baru, Mobil Pertama Kolaborasi Platform Mitsubishi dan Nissan
Sementara untuk dimensi, Tajima EV memiliki bentuk yang sangat kompak. Bahkan lebih kecil dibandingkan kei car yang sangat populer di Jepang. Dimensi Tajima EV memiliki panjnang 2,5 meter dan lebar 1,3 meter. Untuk harga diperkirakan Idemitsu dan Tajima akan menjual Tajima EV di rentang harga 1 juta Yen sampai 1,5 juta Yen atau setara Rp130,5 juta hingga Rp195,7 juta.
"Kami yakin potensi pasar mobil listrik ultra kompak ini mencapai 1 juta unit. Kendaraan ini jauh lebih aman dibandingkan sepeda dan motor. Mobil ini lebih mudah dikendarai dibanding kendaraan kecil konvensional," ujar Presiden Idemitsu Kosan, Shunichi Kito.
Menariknya, Idemitsu akan menggunakan infrastruktur pendukung bisnis minyak mereka untuk penggunaan Tajima EV. Sebanyak 6.400 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Idemitsu akan digunakan untuk mengisi ulang baterai mobil listrik tersebut.
"Kani juga akan menyiapkan layaknan lainnya mulai dari berbagi kendaraan hingga pemesanan kendaraan di 6.400 SPBU kami," ujar Shunichi Kito.
Sementara untuk dimensi, Tajima EV memiliki bentuk yang sangat kompak. Bahkan lebih kecil dibandingkan kei car yang sangat populer di Jepang. Dimensi Tajima EV memiliki panjnang 2,5 meter dan lebar 1,3 meter. Untuk harga diperkirakan Idemitsu dan Tajima akan menjual Tajima EV di rentang harga 1 juta Yen sampai 1,5 juta Yen atau setara Rp130,5 juta hingga Rp195,7 juta.
"Kami yakin potensi pasar mobil listrik ultra kompak ini mencapai 1 juta unit. Kendaraan ini jauh lebih aman dibandingkan sepeda dan motor. Mobil ini lebih mudah dikendarai dibanding kendaraan kecil konvensional," ujar Presiden Idemitsu Kosan, Shunichi Kito.
Menariknya, Idemitsu akan menggunakan infrastruktur pendukung bisnis minyak mereka untuk penggunaan Tajima EV. Sebanyak 6.400 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Idemitsu akan digunakan untuk mengisi ulang baterai mobil listrik tersebut.
"Kani juga akan menyiapkan layaknan lainnya mulai dari berbagi kendaraan hingga pemesanan kendaraan di 6.400 SPBU kami," ujar Shunichi Kito.
(wsb)
Lihat Juga :