BMW, Sukses Pertahankan Status Merek Premium Terdepan di Indonesia
Selasa, 23 Februari 2021 - 18:00 WIB
loading...
BWM Group Indonesia bukukan penjualan 2.565 unit sepanjang 2020. Angka penjualan ini terdiri dari 2.082 kendaraan BMW dan 483 kendaraan MINI. Foto/BMW Group Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - BMW Group Indonesia mengumumkan telah membukukan penjualan BMW dan MINI sebanyak 2.565 unit sepanjang 2020.Angka penjualan ini terdiri dari 2.082 kendaraan BMW dan 483 kendaraan MINI.
Secara global, BMW Group masih menjadi produsen otomotif premium teratas, dengan total 2.324.809 kendaraan BMW, MINI, dan Rolls-Royce (-8,4%) dikirim ke pelanggan di seluruh dunia, pada tahun lalu.
Baca juga : Resmi Meluncur, Harley-Davidson Pan America Incar Orang Kaya Gemar Berpetualang
“BMW Group Indonesia berhasil menutup tahun dengan hasil luar biasa dan mempertahankan posisi BMW Group Indonesia sebagai produsen otomotif premium terdepan di Indonesia," kataRamesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia, melalui siaran pers, Selasa (23/2/2021).
Meski berhasil menjual 2.082 umit di tahun lalu, tetapi angka tersebut mengalami penurunan 16,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, market otomotif terkena dampak lebih dari 40% dan segmen premium lebih dari 30%, karena pandemi Covid-19.
Secara global, BMW Group masih menjadi produsen otomotif premium teratas, dengan total 2.324.809 kendaraan BMW, MINI, dan Rolls-Royce (-8,4%) dikirim ke pelanggan di seluruh dunia, pada tahun lalu.
Baca juga : Resmi Meluncur, Harley-Davidson Pan America Incar Orang Kaya Gemar Berpetualang
“BMW Group Indonesia berhasil menutup tahun dengan hasil luar biasa dan mempertahankan posisi BMW Group Indonesia sebagai produsen otomotif premium terdepan di Indonesia," kataRamesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia, melalui siaran pers, Selasa (23/2/2021).
Meski berhasil menjual 2.082 umit di tahun lalu, tetapi angka tersebut mengalami penurunan 16,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, market otomotif terkena dampak lebih dari 40% dan segmen premium lebih dari 30%, karena pandemi Covid-19.
Lihat Juga :