Bensin Sintetis Buatan Porsche Diklaim Sebersih Energi Listrik
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pembuatan bensin sintetis itu Porsche melakukan kerja sama dengan Siemens Energy. Porsche dan Siemens berencana membuat bahan bakar sintetis itu dengan cara menggunakan energi angin. Nantinya energi angin itu akan digunakan untuk meminsahkan air menjadi hidrogen dan oksigen melalui proses elektrolisis.
Setelahnya mereka akan memgombinasikan hidrogen dengan karbon dioksida yang sudah terfiltersisasi dari atmosfir untuk membuat metanol sintetis. Kemudian metanol sintetis diubah lagi menjadi bahan bakar sintetis melalui sebuah proses khusus yang teknologinya hanya dimiliki oleh Exxon.
Baca juga : Resmi Meluncur, Harley-Davidson Pan America Incar Orang Kaya Gemar Berpetualang
Porsche dan Siemens diketahui tengah mulai membangun pabrik di Chili untuk menindaklanjuti keinginan membuat bahan bakar sintetis baru itu. Mereka berencana pabrik iu akan mampu menghasilkan 130.000 liter bahan bakar sintetis sebagai awal contoh produksi pada 2022. Setelahnya proses produksi ditingkatkan sangat tinggi hingga 55 juta liter pada 2024.
Michael Steiner, Porsche R&D Director mengatakan keinginan membuat bahan bakar sintetis baru itu ada pada kenyataan bahwa di masa depan mereka akan tetap membutuhkan bahan bakar konvensional. Otomatis mereka harus mengimpor untuk memenuhi kebutuhan itu. "Ketika kita mengimpor energi, kita bisa memilih apakah menggunakan bahan bakar fosil atau energi terbarukan. Bahan bakar sintetis ini bukan untuk menyaingi listik tapi justru pilihan lain yang juga sangat berguna," ujarnya.
Setelahnya mereka akan memgombinasikan hidrogen dengan karbon dioksida yang sudah terfiltersisasi dari atmosfir untuk membuat metanol sintetis. Kemudian metanol sintetis diubah lagi menjadi bahan bakar sintetis melalui sebuah proses khusus yang teknologinya hanya dimiliki oleh Exxon.
Baca juga : Resmi Meluncur, Harley-Davidson Pan America Incar Orang Kaya Gemar Berpetualang
Porsche dan Siemens diketahui tengah mulai membangun pabrik di Chili untuk menindaklanjuti keinginan membuat bahan bakar sintetis baru itu. Mereka berencana pabrik iu akan mampu menghasilkan 130.000 liter bahan bakar sintetis sebagai awal contoh produksi pada 2022. Setelahnya proses produksi ditingkatkan sangat tinggi hingga 55 juta liter pada 2024.
Michael Steiner, Porsche R&D Director mengatakan keinginan membuat bahan bakar sintetis baru itu ada pada kenyataan bahwa di masa depan mereka akan tetap membutuhkan bahan bakar konvensional. Otomatis mereka harus mengimpor untuk memenuhi kebutuhan itu. "Ketika kita mengimpor energi, kita bisa memilih apakah menggunakan bahan bakar fosil atau energi terbarukan. Bahan bakar sintetis ini bukan untuk menyaingi listik tapi justru pilihan lain yang juga sangat berguna," ujarnya.
(wsb)
Lihat Juga :