Hindari Cara Nyetir Seperti Ini, Bisa Bikin Ban Mobil Cepat Rusak
Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:37 WIB
loading...
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali selenggarakan workshop seputar dunia otomotif terkini bagi Sahabat Jurnalis secara virtual pada Kamis, 4 Maret 2021. FOTO/ ist
A
A
A
JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali selenggarakan workshop seputar dunia otomotif terkini bagi Sahabat Jurnalis secara virtual pada Kamis, 4 Maret 2021. Workshop dengan tema Sebab-Sebab Kerusakan pada Ban, dilakukan sebagai wujud kepedulian Daihatsu untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan dasar otomotif bagi Sahabat Jurnalis.
Melalui tema ini, Daihatsu berbagi sharing dan seputar tips bagaimana menjaga kesehatan bagian kaki-kaki kendaraan, terutama pada geometri roda agar dapat mencegah kerusakan pada ban yang merupakan komponen vital sekaligus bertugas membuat kendaraan dapat terus berjalan dengan aman.
BACA JUGA - Sudah Terasa di Jakarta Utara, Fenomena TC 98S Harus Diwaspadai
Secara fungsi, ban memiliki peran sebagai alat bantu kendali atau navigasi; suspensi untuk membantu meredam getaran; membantu cengkraman pengereman ke aspal, dan sebagai penerus daya dari mesin untuk menggerakkan kendaraan. Jenis ban juga beragam, namun secara umum, jenis yang biasa dijumpai adalah jenis ban bertipe Bias, dan Radial.
Pada keseharian, fenomena kerusakan ban sering kita temukan. Mulai dari ban bergelombang (benjol); keretakan pada bidang ban; keausan pada salah satu bagian mulai dari bagian pinggir, tengah, maupun bagian dalam; hingga pada kejadian paling buruk yaitu ban meledak. Penyebabnya juga beragam, mulai dari sisi geometri roda yang tidak sejajar, tekanan udara yang tidak tepat, melakukan rotasi ban yang tidak merata, pemilihan ban yang kurang berkualitas, hingga hal lain yang disebabkan oleh faktor eksternal.
Dari keseluruhan aspek yang mengakibatkan ban menjadi tidak berfungsi maksimal, dapat dicegah dengan melakukan pengecekan kualitas ban dan geometri roda pada kendaraan itu sendiri.
Secara teknis, geometri roda memiliki 3 jenis, seperti pada Camber, Caster, dan Toe. Pada Camber, sudut kemiringan roda terhadap garis vertikal roda tersebut. Pada dunia otomotif biasa disebut dengan negatif apabila ban miring keluar dengan tapak bagian dalam ban yang menyentuh aspal dan positif apabila ban miring ke dalam dengan tapak ban bagian luar menyentuh aspal.
Melalui tema ini, Daihatsu berbagi sharing dan seputar tips bagaimana menjaga kesehatan bagian kaki-kaki kendaraan, terutama pada geometri roda agar dapat mencegah kerusakan pada ban yang merupakan komponen vital sekaligus bertugas membuat kendaraan dapat terus berjalan dengan aman.
BACA JUGA - Sudah Terasa di Jakarta Utara, Fenomena TC 98S Harus Diwaspadai
Secara fungsi, ban memiliki peran sebagai alat bantu kendali atau navigasi; suspensi untuk membantu meredam getaran; membantu cengkraman pengereman ke aspal, dan sebagai penerus daya dari mesin untuk menggerakkan kendaraan. Jenis ban juga beragam, namun secara umum, jenis yang biasa dijumpai adalah jenis ban bertipe Bias, dan Radial.
Pada keseharian, fenomena kerusakan ban sering kita temukan. Mulai dari ban bergelombang (benjol); keretakan pada bidang ban; keausan pada salah satu bagian mulai dari bagian pinggir, tengah, maupun bagian dalam; hingga pada kejadian paling buruk yaitu ban meledak. Penyebabnya juga beragam, mulai dari sisi geometri roda yang tidak sejajar, tekanan udara yang tidak tepat, melakukan rotasi ban yang tidak merata, pemilihan ban yang kurang berkualitas, hingga hal lain yang disebabkan oleh faktor eksternal.
Dari keseluruhan aspek yang mengakibatkan ban menjadi tidak berfungsi maksimal, dapat dicegah dengan melakukan pengecekan kualitas ban dan geometri roda pada kendaraan itu sendiri.
Secara teknis, geometri roda memiliki 3 jenis, seperti pada Camber, Caster, dan Toe. Pada Camber, sudut kemiringan roda terhadap garis vertikal roda tersebut. Pada dunia otomotif biasa disebut dengan negatif apabila ban miring keluar dengan tapak bagian dalam ban yang menyentuh aspal dan positif apabila ban miring ke dalam dengan tapak ban bagian luar menyentuh aspal.
Lihat Juga :