Hindari Cara Nyetir Seperti Ini, Bisa Bikin Ban Mobil Cepat Rusak
Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Lain halnya dengan Caster, pada fenomena ini, biasanya dapat dapat terlihat dari sudut kemiringan pada sumbu putar kemudi antara komponen roda dengan shockbreaker bisa positif dan negatif. Umumnya, untuk semua kendaraan menggunakan caster positif. Sedangkan pada jenis Toe, roda kendaraan dapat dilihat atau diukur selisih jarak kesejajarannya antara bagian depan roda depan (kiri dan kanan) dan bagian belakangnya disesuaikan dengan jenis kendaraannya. Hal ini diperlukan penyetelan untuk dapat mengurangi dampak oversteer dan understeer pada kendaraan.
BACA JUGA - Sudah Terasa di Jakarta Utara, Fenomena TC 98S Harus Diwaspadai
Daihatsu juga berbagi tips untuk menjaga kondisi ban agar tetap terawat, mulai dari pengecekan tekanan angin secara berkala paling tidak seminggu sekali dan menjaga tekanan angin sesuai spesifikasi kendaraan; pengecekan kualitas fisik ban dari keretakan, selipan benda asing pada kembang ban; serta melihat kedalaman alur roda dan juga mencegah flat spot pada ban dengan menjalankan mobil paling tidak seminggu sekali walaupun dalam kondisi jarang digunakan; melakukan rotasi pada ban; serta menjaga kesejajaran geometri ban dengan melakukan spooring dan balancing di bengkel resmi Daihatsu terdekat pelanggan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sahabat Jurnalis yang terus mendukung dan berpartisipasi mengikuti workshop Daihatsu Daihatsu. Kami berharap, selain workshop ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang fungsi teknis pada kendaraan, juga dapat menerapkan perawatan pada fungsi ban tersebut agar kendaraan kesayangannya dapat tetap dalam kondisi aman dan prima”, ujar Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
BACA JUGA - Sudah Terasa di Jakarta Utara, Fenomena TC 98S Harus Diwaspadai
Daihatsu juga berbagi tips untuk menjaga kondisi ban agar tetap terawat, mulai dari pengecekan tekanan angin secara berkala paling tidak seminggu sekali dan menjaga tekanan angin sesuai spesifikasi kendaraan; pengecekan kualitas fisik ban dari keretakan, selipan benda asing pada kembang ban; serta melihat kedalaman alur roda dan juga mencegah flat spot pada ban dengan menjalankan mobil paling tidak seminggu sekali walaupun dalam kondisi jarang digunakan; melakukan rotasi pada ban; serta menjaga kesejajaran geometri ban dengan melakukan spooring dan balancing di bengkel resmi Daihatsu terdekat pelanggan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sahabat Jurnalis yang terus mendukung dan berpartisipasi mengikuti workshop Daihatsu Daihatsu. Kami berharap, selain workshop ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang fungsi teknis pada kendaraan, juga dapat menerapkan perawatan pada fungsi ban tersebut agar kendaraan kesayangannya dapat tetap dalam kondisi aman dan prima”, ujar Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
(wbs)
Lihat Juga :