Ngulik Detail Teknologi yang Menempel di All New Honda Legend Hybrid EX

Senin, 22 Maret 2021 - 02:01 WIB
loading...
Ngulik Detail Teknologi...
Teknologi All New Honda Legend Hybrid EX. Foto/ ist
A A A
TOKYO - Honda Motor Co., Ltd. mulai melakukan penyewaan untuk All New Honda Legend Hybrid EX untuk pasar Jepang pada 5 Maret 2021. Selain mengusung mesin V6 3.5L direct injection i-VTEC dengan transmisi 7-speed DCT, All New Honda Legend kini juga dilengkapi teknologi Honda SENSING dengan beberapa penambahan fitur baru.

Dinamai Honda SENSING Elite, beberapa fitur baru pada sistem keamanan Honda ini dirancang terintegrasi dengan infrastruktur transportasi yang ada di Jepang untuk semakin meningkatkan keamanan dan pengalaman berkendara. Salah satu teknologi canggih yang ditambahkan adalah fungsi "Traffic Jam Pilot", teknologi yang memenuhi syarat untuk mengemudi otomatis Level 3 (mengemudi otomatis bersyarat di area terbatas) yang telah mendapatkan penunjukan dari Kementerian Pertanahan Jepang, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT)*1.

Teknologi Traffic Jam Pilot memungkinkan sistem penggerak otomatis untuk mengemudikan kendaraan dalam kondisi tertentu, bukan pengemudi, seperti saat kendaraan berada dalam kemacetan lalu lintas di jalan tol*2. Teknologi ini memungkinkan sistem mengontrol akselerasi, pengereman, dan kemudi sambil memantau lingkungan kendaraan. Sistem akan mengemudi, berhenti, melanjutkan mengemudi dalam jalur yang sama dengan tetap menjaga jarak mengikuti sesuai dengan kecepatan kendaraan di depan.

Untuk kontrol kendaraan, sistem menentukan posisi kendaraan dan kondisi jalan menggunakan data dari peta definisi tinggi 3 dimensi dan sistem satelit navigasi global (GNSS*3) dan mendeteksi lingkungan kendaraan 360 derajat menggunakan sejumlah sensor eksternal. Teknologi Hands-off Function, dimana saat Adaptive Cruise Control (ACC) dengan Low-Speed Follow dan Lane Keeping Assist System (LKAS) diaktifkan, di kondisi tertentu terpenuhi di jalan tol, sistem akan membantu pengoperasian mengemudi bahkan saat pengemudi melepaskan tangan dari roda kemudi. Hands-off Function terdiri dari:

Adaptif in Lane Driving

Sistem ini membantu mengemudi dan mengikuti mobil di depan dalam sebuah jalur. Sistem menggerakkan kendaraan di sepanjang jalur tengah dengan tetap mempertahankan kecepatan kendaraan yang telah ditentukan sebelumnya. Saat ada mobil di depan, sistem membantu mengikuti sambil menjaga jarak mengikuti dengan benar.

Active Lane Change Assist Hands-off Function

Saat Adaptive in Lane Driving aktif, ketika pengemudi memastikan lingkungan yang aman dan menyalakan sinyal belok, sistem membantu akselerasi / deselerasi dan kemudi untuk perubahan jalur.

Active Lane Change with Hands-off Function

Saat Adaptive in Lane Driving aktif, ketika pengemudi mengaktifkan Active Lane Change with Hands-off Function, sistem menilai situasi dan membantu perubahan jalur dan/atau lewat kendaraan lain dalam kondisi tertentu. Saat sistem mendeteksi mobil di depan dikendarai dengan kecepatan rendah, sistem akan memberi tahu pengemudi dan kemudian membantu pengemudi yang lewat dan kembali ke jalur semula.

Selain itu terdapat juga Emergency Stop Assist dimana ketika pengemudi terus tidak menanggapi permintaan sistem untuk penyerahan (pengalihan kendali kembali ke pengemudi), sistem membantu perlambatan dan penghentian kendaraan dengan membuat perubahan jalur ke jalur terluar atau bahu jalan. Sistem akan mendesak pengemudi untuk menanggapi permintaan serah terima menggunakan peringatan visual, auditori dan taktil termasuk suara alarm yang meningkat dan getaran di sabuk pengaman pengemudi. Jika pengemudi terus tidak merespons, sistem akan membantu perlambatan dan penghentian kendaraan sambil memperingatkan kendaraan lain di sekitar menggunakan lampu hazard dan klakson. Ketika ada bahu jalan, sistem membantu perlambatan dan perubahan jalur hingga kendaraan mencapai bahu jalan untuk berhenti dengan aman.*4

Teknologi lainnya Human Machine Interface (HMI), memungkinkan pengemudi untuk secara instan mengenali status operasi sistem, situasi mengemudi dan permintaan serah terima yang dikeluarkan oleh sistem. Lampu indikator Honda SENSING Elite diposisikan di roda kemudi, bagian atas layar navigasi, dan glovebox.

Bagian eksterior yang dirancang khusus untuk model All New Legend ini mencakup lampu aksesori biru dan roda aluminium khusus. Sejumlah sensor disematkan untuk membuatnya kurang terlihat sehingga kemewahan dan penampilan megah yang sesuai dengan sedan unggulan semakin ditingkatkan sambil secara diam-diam menunjukkan fakta bahwa ini adalah kendaraan yang dilengkapi dengan peralatan mengemudi otomatis.

Bagian interior terasa eksklusif untuk model ini termasuk lampu indikator Honda SENSING Elite yang menampilkan posisi, ukuran, warna, kecerahan, dan detail lainnya yang dipilih dengan cermat, serta pengukur grafis LCD 12,3 inci. Peralatan ini diadopsi dengan pertimbangan agar pengemudi dapat secara intuitif memahami status pengoperasian sistem, situasi mengemudi, dan permintaan untuk pengalihan kendali kembali kepada pengemudi yang dikeluarkan oleh sistem.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Apple Menguji iPhone...
Apple Menguji iPhone Lipat seperti Samsung Galaxy Z Flip?
Rekomendasi
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Berita Terkini
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved