Yamaha Morpho, Motor Konsep Yamaha yang Benar-benar Terlupakan
Senin, 22 Maret 2021 - 22:00 WIB
loading...
Yamaha Morpho memiliki teknologi suspensi yang tidak terkoneksi dengan gagang motor. Foto/IST
A
A
A
TOKYO - Pabrikan motor Jepang, Yamaha pernah membuat sebuah motor konsep yang melampaui masanya yakni Yamaha Morpho. Motor itu pertama kali ditampilkan Yamaha di ajang Tokyo Motor Show 1991.
Kala itu Yamaha Morpho benar-benar tampil tidak biasa. Motor tersebut tak ubahnya seperti sebuah motor dari masa depan. Desainnya dibuat sefuturistis mungkin. Namun ada beberapa bagian yang membuat motor ini sangat mencuri perhatian.
Baca juga : Membedah Harga Bekas Pajero Sport dari Generasi ke Generasi
![Yamaha Morpho, Motor Konsep Yamaha yang Benar-benar Terlupakan]()
Bagian pertama yang paling mencolok adalah suspensi bagian depan yang tidak menggunakan suspensi teleskopik. Alih-alih saat itu Yamaha mengajak ilmuwan Universitas Stanford, Amerika Serikat, James Parker membuat sebuah suspensi khusus. Yamaha meminta James Parker membuat suspensi yang tidak perlu terkoneksi dengan palang kemudi.
Yamaha berharap kondisi itu akan membuat motor Yamaha memiliki titik gravitasi yang rendah sehingga motor jadi lebih menyenangkan untuk dikendarai dalam kecepatan tinggi. Setelah berhasil James Parker menamakan teknologi ini sebagai Rotationally Advance Design Development (RADD).
Lewat RADD, James Parker bisa membuat bagian atas motor dengan bebas. Disinilah bagian kedua yang membuat Yamaha Morpho begitu berbeda. James Parker membuat palang kemudi, jok motor dan pijakan kaki dapat diatur posisinya sesuai keinginan.
Kala itu Yamaha Morpho benar-benar tampil tidak biasa. Motor tersebut tak ubahnya seperti sebuah motor dari masa depan. Desainnya dibuat sefuturistis mungkin. Namun ada beberapa bagian yang membuat motor ini sangat mencuri perhatian.
Baca juga : Membedah Harga Bekas Pajero Sport dari Generasi ke Generasi

Bagian pertama yang paling mencolok adalah suspensi bagian depan yang tidak menggunakan suspensi teleskopik. Alih-alih saat itu Yamaha mengajak ilmuwan Universitas Stanford, Amerika Serikat, James Parker membuat sebuah suspensi khusus. Yamaha meminta James Parker membuat suspensi yang tidak perlu terkoneksi dengan palang kemudi.
Yamaha berharap kondisi itu akan membuat motor Yamaha memiliki titik gravitasi yang rendah sehingga motor jadi lebih menyenangkan untuk dikendarai dalam kecepatan tinggi. Setelah berhasil James Parker menamakan teknologi ini sebagai Rotationally Advance Design Development (RADD).
Lewat RADD, James Parker bisa membuat bagian atas motor dengan bebas. Disinilah bagian kedua yang membuat Yamaha Morpho begitu berbeda. James Parker membuat palang kemudi, jok motor dan pijakan kaki dapat diatur posisinya sesuai keinginan.
Lihat Juga :