Menhub Berharap Harga DFSK Gelora E Tidak Sama dengan Mobil Listrik Lain
Selasa, 20 April 2021 - 23:20 WIB
loading...
Managing Director Sokonindo Automobile, Franz Wang (kiri), menjelaskan secara langsung kemampuan dan serta keunggulan yang ditawarkan oleh DFSK Gelora E kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi (kanan). FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Peluncuran DFSK Gelora E yang dilakukan di Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 berhasil menarik perhatian banyak pihak, mulai dari masyarakat, berbagai perusahaan, hingga Kementerian.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, bahkan menyaksikan secara langsung teknologi unggul yang dimiliki oleh DFSK Gelora E yang merupakan kendaraan listrik komersial ringan pertama di Indonesia.
BACA JUGA - Laut Stabil, Hasil Riset Minta Penduduk Bumi Harus Waspada
Budi Karya Sumadi melihat secara langsung DFSK Gelora E di Area Parkir Stasiun Bekasi Timur dalam acara Sosialisasi Kendaraan Listrik bersama jajaran manajemen DFSK pada Minggu (18/4/2021). Beliau melihat bahwa kehadiran DFSK Gelora E akan banyak berkontribusi bagi perekonomian Indonesia karena berkesempatan mengambil banyak peran di tengah-tengah masyarakat.
"Kendaraan ini cocok untuk feeder bus, shuttle bus bandara dan stasiun kereta api. Kendaraan ini juga bisa di pakai di kota-kota lain di Indonesia," ujar Budi Karya Sumadi dalam keterangan pernya di Jakarta.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, bahkan menyaksikan secara langsung teknologi unggul yang dimiliki oleh DFSK Gelora E yang merupakan kendaraan listrik komersial ringan pertama di Indonesia.
BACA JUGA - Laut Stabil, Hasil Riset Minta Penduduk Bumi Harus Waspada
Budi Karya Sumadi melihat secara langsung DFSK Gelora E di Area Parkir Stasiun Bekasi Timur dalam acara Sosialisasi Kendaraan Listrik bersama jajaran manajemen DFSK pada Minggu (18/4/2021). Beliau melihat bahwa kehadiran DFSK Gelora E akan banyak berkontribusi bagi perekonomian Indonesia karena berkesempatan mengambil banyak peran di tengah-tengah masyarakat.
"Kendaraan ini cocok untuk feeder bus, shuttle bus bandara dan stasiun kereta api. Kendaraan ini juga bisa di pakai di kota-kota lain di Indonesia," ujar Budi Karya Sumadi dalam keterangan pernya di Jakarta.
Lihat Juga :