Lagi, Autopilot Tesla Sebabkan Kecelakaan Fatal di California
Sabtu, 15 Mei 2021 - 23:14 WIB
loading...
Kondisi mengenaskan Tesla Model 3 yang hancur akibat tabrakan dan menewaskan pengemudinya. Foto: ist
A
A
A
LOS ANGELES - CEO Tesla Elon Musk pernah mengklaim bahwa autopilot Tesla sangat aman, bahkan nantinya bisa lebih aman dibandingkan pengemudi manusia.
Meski demikian, 5 Mei 2021 silam sebuah Tesla Model 3 terlibat kecelakaan fatal di jalan tol Southern California. Diduga, Tesla tersebut sedang berjalan dengan Autopilot sebelum tabrakan. Demikian keterangan dari California Highway Patrol (CHP).
BACA JUGA: Mobil Ford Keluaran 2021 Bisa Update Software Seperti Tesla
Lokasi kejadian tabrakan tersebut ada di Fontana, sekitar 80 kilometer sebelah timur kota Los Angeles. Kecelakaan itu sedang dalam penyelidikan dari National Highway Traffic Safety Administration. Ini akan menjadi kecelakaan ke-29 yang melibatkan Tesla di Amerika. Gara-gara kejadian itu, pengemudi pria berusia 35 tahun meninggal dunia.
Hasil penyelidikan awal CHP menyebut bahwa fitur Autopilot sedang dalam kondisi aktif sebelum kecelakaan terjadi. Meski demikian, dalam keterangan berikutnya, CHP menarik pernyataan tersebut dan mengatakan, ”sejauh ini kami belum bisa memastikan apa mode kendara yang sedang digunakan dan apakah hal itu berkontribusi terhadap kecelakaan,” bebernya.
CHP mengungkap bahwa saat ini Autopilot Tesla memang sedang disorot dan mereka ingin mengingatkan kepada masyarakat bahwa mengemudi mobil adalah aktivitas yang rumit dan butuh fokus penuh dari pengemudi.
Meski demikian, 5 Mei 2021 silam sebuah Tesla Model 3 terlibat kecelakaan fatal di jalan tol Southern California. Diduga, Tesla tersebut sedang berjalan dengan Autopilot sebelum tabrakan. Demikian keterangan dari California Highway Patrol (CHP).
BACA JUGA: Mobil Ford Keluaran 2021 Bisa Update Software Seperti Tesla
Lokasi kejadian tabrakan tersebut ada di Fontana, sekitar 80 kilometer sebelah timur kota Los Angeles. Kecelakaan itu sedang dalam penyelidikan dari National Highway Traffic Safety Administration. Ini akan menjadi kecelakaan ke-29 yang melibatkan Tesla di Amerika. Gara-gara kejadian itu, pengemudi pria berusia 35 tahun meninggal dunia.
Hasil penyelidikan awal CHP menyebut bahwa fitur Autopilot sedang dalam kondisi aktif sebelum kecelakaan terjadi. Meski demikian, dalam keterangan berikutnya, CHP menarik pernyataan tersebut dan mengatakan, ”sejauh ini kami belum bisa memastikan apa mode kendara yang sedang digunakan dan apakah hal itu berkontribusi terhadap kecelakaan,” bebernya.
CHP mengungkap bahwa saat ini Autopilot Tesla memang sedang disorot dan mereka ingin mengingatkan kepada masyarakat bahwa mengemudi mobil adalah aktivitas yang rumit dan butuh fokus penuh dari pengemudi.
Lihat Juga :