Presiden Amerika Didesak Cabut Peraturan Ketat Mobil Otonom
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Amman mengatakan peraturan yang sama tersebut justru akan membuat mobil otonom tidak berkembang. Dia malah mencontohkan perkembangan mobil otonom di China. Menurutnya di negara itu mobil otonom diterapkan peraturan yang berbeda dengan mobil konvensional alhasil perkembangan mobil otonom sangat pesat di China.
"Kita akan ketinggalan dengan China. Kami tidak mencari, membutuhkan, atau menginginkan dana pemerintah; kami mencari bantuan Anda dalam melonggarkan peraturan," tulisnya.
Baca juga : Bugatti Serbu Sirkuit Nurburgring dengan Total Mobil Seharga Rp344,7 Miliar
Diketahui Cruise merupakan perusahaan mobil otonom hasil kerja sama General Motors dan Honda. Mobil yang mereka siapkan sebagai mobil otonom memang tidak dilengkapi dengan pedal gas dan palang kemudi. Hal itu dibuat guna memberikan ruangan yang lebih luas untuk pengguna mobil otonom. Hanya saja bentuk mobil tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang mewajiban semua kendaraan, apa pun jenisnya, harus dilengkapi dengan palang kemudi dan pedal gas.
"Kita akan ketinggalan dengan China. Kami tidak mencari, membutuhkan, atau menginginkan dana pemerintah; kami mencari bantuan Anda dalam melonggarkan peraturan," tulisnya.
Baca juga : Bugatti Serbu Sirkuit Nurburgring dengan Total Mobil Seharga Rp344,7 Miliar
Diketahui Cruise merupakan perusahaan mobil otonom hasil kerja sama General Motors dan Honda. Mobil yang mereka siapkan sebagai mobil otonom memang tidak dilengkapi dengan pedal gas dan palang kemudi. Hal itu dibuat guna memberikan ruangan yang lebih luas untuk pengguna mobil otonom. Hanya saja bentuk mobil tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang mewajiban semua kendaraan, apa pun jenisnya, harus dilengkapi dengan palang kemudi dan pedal gas.
(wsb)
Lihat Juga :