Mereka yang Pernah Memiliki Lamborghini, Ada Nama Setiawan Djody dan Tommy Soeharto
Jum'at, 04 Juni 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dua bersaudara Mimran menjual Lamborghini pada 1984 kepada perusahaan Amerika Serikat, Chrysler Corporation. Di tangan Chrysler akhirnya Lamborghini berada di tangan pelaku industri yang sangat fokus pada perkembangan dunia otomotif. Di tangan Chrysler, Lamborghini mulai menjalankan bisnis otomotif secara moderen. Pembukaan dealer dilakukan di berbagai negara di dunia termasuk di Amerika. Uang yang sangat besar disuntikkan untuk pengembangan produk mulai dari mobil konsep keluarga Lamborghini hingga produksi massal mobil legendaris Lamborghini Diablo.Baca juga : Mobil Hyper Cetak 3 Dimensi ini Dijual Rp28,2 Miliar, Ini Keistimewaannya
Tommy Soeharto dan Setiawan Djody (1994-1998)
Krisis ekonomi global berdampak besar pada penjualan mobil. Hal itu juga membuat Chrysler perlu melakukan penyederhanaan. Salah satu perusahaan mobil yang terpaksa mereka jual adalah Lamborghini. Perusahaan Amerika itu kemudian menjual Lamborgini ke sebuah perusahaan yang terdaftar di Bermuda bernama MegaTech. Nyatanya MegaTech adalah sebuah perusahaan milik konglomerasi SEDTCO Pty yang dimanajeri oleh Setiawan Djodi dan Tommy Soeharto.
Setiawan Djody, yang mempunyai saham sebesar 35% American supercar manufacturer Vector Motors, berpikir supaya Vector dan Lamborghini bisa berkolaborasi untuk keuntungan bersama. Setelah MegaTech membeli Lamborghini dari Chrysler pada saat itu penjualan Lamborghini mulai bagus tapi tahun 1995 Tommy Soeharto melakukan restrukturisasi dan dia menguasai 60% saham dan perusahaan Malaysia MyCom Bhd 40%.
Tahun 1997 Indonesia dilanda krisis ekonomi yang hebat. Tommy Soeharto dan Setiawan Djody terpaksa harus menjual lagi pabrik Lamborghini itu tahun 1998 dan pembelinya adalah perusahaan mobil Audi milik Jerman
Audi AG (1998 - sekarang)
![Mereka yang Pernah Memiliki Lamborghini, Ada Nama Setiawan Djody dan Tommy Soeharto]()
Setelah dibeli dari Tommy Soeharto dan Setiawan Djody, Lamborghini hingga kini masih dimiliki oleh Audi AG. Begitu juga ketika Volkswagen AG membeli Audi AG. Otomatis seluruh perusahaan yang dimiliki oleh Audi AG juga dipegang oleh perusahaan otomotif yang berbasis di Wolfsburg itu. Di tangan Volkswagen dan Audi, Lamborghini menjelma menjadi salah satu produsen mobil sport terpenting di dunia. Mobil-mobil mereka mulai dari Gallardo, Murciellago, Aventador, Huracan, Urus dan Sian dibuat di era Vjjjolskwagen dan Audi.
Tommy Soeharto dan Setiawan Djody (1994-1998)

Krisis ekonomi global berdampak besar pada penjualan mobil. Hal itu juga membuat Chrysler perlu melakukan penyederhanaan. Salah satu perusahaan mobil yang terpaksa mereka jual adalah Lamborghini. Perusahaan Amerika itu kemudian menjual Lamborgini ke sebuah perusahaan yang terdaftar di Bermuda bernama MegaTech. Nyatanya MegaTech adalah sebuah perusahaan milik konglomerasi SEDTCO Pty yang dimanajeri oleh Setiawan Djodi dan Tommy Soeharto.
Setiawan Djody, yang mempunyai saham sebesar 35% American supercar manufacturer Vector Motors, berpikir supaya Vector dan Lamborghini bisa berkolaborasi untuk keuntungan bersama. Setelah MegaTech membeli Lamborghini dari Chrysler pada saat itu penjualan Lamborghini mulai bagus tapi tahun 1995 Tommy Soeharto melakukan restrukturisasi dan dia menguasai 60% saham dan perusahaan Malaysia MyCom Bhd 40%.
Tahun 1997 Indonesia dilanda krisis ekonomi yang hebat. Tommy Soeharto dan Setiawan Djody terpaksa harus menjual lagi pabrik Lamborghini itu tahun 1998 dan pembelinya adalah perusahaan mobil Audi milik Jerman
Audi AG (1998 - sekarang)

Setelah dibeli dari Tommy Soeharto dan Setiawan Djody, Lamborghini hingga kini masih dimiliki oleh Audi AG. Begitu juga ketika Volkswagen AG membeli Audi AG. Otomatis seluruh perusahaan yang dimiliki oleh Audi AG juga dipegang oleh perusahaan otomotif yang berbasis di Wolfsburg itu. Di tangan Volkswagen dan Audi, Lamborghini menjelma menjadi salah satu produsen mobil sport terpenting di dunia. Mobil-mobil mereka mulai dari Gallardo, Murciellago, Aventador, Huracan, Urus dan Sian dibuat di era Vjjjolskwagen dan Audi.
(wsb)
Lihat Juga :